breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI: Berapapun Kadar Air Gabah, Bulog Harus Tetap Serap Gabah

Share This

Lamongan,BeritaRayaOnline,-Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi mengakui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belakangan ini lebih banyak hidup 'di jalan' langsung turun ke lapangan untuk cek berapa produksi padi,jagung,kedele, supaya dapat akurasi data yang akurat dan valid.

"Pak Amran sebagai Menteri Pertanian sering langsung turun ke lapangan untuk cek data pajale dapat akurasi data.Dengan kumpulkan data langsung dari lapangan akan diperoleh data yang akurat dan valid guna merumuskan kebijakan negara," katanya saat memberikan kata sambutan pada acara panen raya serap gabah di Desa Warungering, Kecamatan Kedungpring,Kabupaten Lamongan,Provinsi Jawa Timur,Minggu (13/3/2016).

Hadir pada acara tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Direktur Jenderal PSP Kementan Gatot Irianto, Bupati Lamongan H.Fadeli dan Pangdam Brawijaya May.Jend (TNI) Sumardi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi  minta Perum Bulog lakukan sergap (serap gabah) seluruh petani.

"Tak usah dibatasi kuota tiap kabupaten .Memang sesuai Inpress untuk HPP kadar air 25 persen dan harga Rp 3700/kg.Pak Wahyu (Direktur Pengadaan Bulog) berapapun kadar air gabah, untuk tetap diserap oleh Bulog.Dan,kalau masih ada oknum Bulog yang tak mau serap gabah petani, silahkan lapor ke DPR RI.Kepada Bulog bantu untuk  selamatkan hak hidup petani,"pintanya.

Tujuannya,lanjutnya, Perum Bulog akan punya cadangan beras, dan pemerintah (dalam hal ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman-) tak usah disalahkan, dan tak lagi impor beras karena punya kualitas buruk.

"Semua ini tujuannya untuk mengangkat  harkat dan martabat petani yang hasil gabahnya diserap oleh Bulog.Pak Panglima (maksudnya Pangdam Brawijaya May.Jend Sumardi-red) dalam APBN 2016 DPR dan pemerintah besaran anggaran Rp 250 miliar, dan tahun 2017 akan diupayakan peningkatan anggaran.TNI bersama dengan rakyat, karena TNI manunggal bersama rakyat.Kami apresiasi Mentan turunkan TNI ke sawah untuk wujudkan kedaulatan pangan.Kami terus koordinasi dengan Mentan.Hidup TNI....hidup TNI....hidup TNI," katanya langsung disambut tepuk tangan meriah ratusan undangan antata lain petani, kelompok tani, penyuluh, dan para babinsa TNI AD baik dari  Korem 081 Brawijaya ,  Kodim 0812 Lamongan Brawijaya, serta kesatuan lainnya dari TNI AD. (lasman simanjuntak)

Foto oleh : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama