breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Mentan Soal Serapan Gabah: Dahulukan Kebersamaan, Hilangkan Egoisme Sektoral !

Share This

Jakarta,BeritaRayaOnline,-"Serapan gabah 2016 kesimpulannya  adalah kita membentuk tim ketuanya kami dan seluruh stakeholder .Seperti kita ketahui sudah dua minggu ini harga gabah jatuh sampai Rp 3000 per kg.Kemarin selama sepuluh hari kami kunjungi 18 kabupaten di Jabar,Jateng, dan Jatim, harga gabah masih  di bawah HPP," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada wartawan  di Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Menurut Mentan tiga bulan ke depan yakni  Maret, April, dan Mei  akan menyerap gabah sebanyak 3 sampai 4 juta ton.
"Dahulukan kebersamaan ,hilangkan egoisme sektoral.Doa'kan semoga ini sukses .Panen raya  30 juta ton , dan saat panen puncak gabah 3o juta ton serta beras  2o ton ,ini hal baik diserap  PerumBulog dan BUMN,"pinta Mentan.

Momentum ini , lanjut Mentan, harus digunakan secara maksimal karena Oktober  memasuki musim rendengan.
"Bulog dan Kementan saudara kembar, tak ada egoisme sektoral.Kerjasama kita lakukan dengan  bantuan back up sebanyak 50 ribu PPL di seluruh Indonesia.Mari kita bantu Bulog , juga Kadis Pertanian kabupaten dan provinsi serta wartawan bantu untuk selamatkan produksi petani karena harga gabah jatuh di bawah HPP.27 juta konsumsi untuk 2 bulan sebesar 20 juta ton," kata Mentan Andi Amran Sulaiman.
 Perum Bulog seperti biasa punya tim khusus lalu ketemu tim Upsus Kementan dan TNI AD mengawal.
"KPPU penting manakala ada yang menyimpang ini tugas KPPU.Ini berlaku dari Sabang sampai Merauke , dan berlaku seluruh Indonesia.Soal pengadaan  Bulog untuk gabah dan beras bagaimana ini rahasia , biar kita ketemu lagi di lapangan. Bulog sebetulnya tak ada trik lagi yang ada penajaman sinergi.PPL 50 ribu  orang stand by di lapangan ,belum lagi Tim Upsus pertanian.Artinya ada pantauan kami Bulog hanya dikawal dengan sinergi ini Perum Bulog dalam perlindungan BUMN dan kami dikawal KPPUTak ada waktu yang kosong agar kita mencapai target tersebut.Saya yakin dalam dua dan tiga bulan ini selesai," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Panen Raya
Lebih lanjut dikatakan lagi oleh Mentan Andi Amran Sulaiman  Kementerian Pertanian (Kemtan) menggandeng Perum Bulog untuk mempercepat penyerapan gabah dan beras selama panen raya berlangsung. Bahkan Kemtan memperkirakan musim panen raya akan berlangsung sejak  Maret, April dan Mei 2016.

" Ada sebanyak 17 juta ton beras yang berpotensi dipanen selama kurun waktu tersebut.Karena itu, peranan Bulog sangat dibutuhkan untuk mempercepat penyerapan. Bulog ditargetkan dapat menyerap sebesar 3 juta ton hingga 4 juta ton setara beras selama panen raya berlangsung," jelasnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bilang, 17 juta ton itu merupakan tambahan pasokan panen dari para petani. Untuk itu, Bulog harus segera bergerak cepat melakukan penyerapan sehingga harga gabah dan beras petani tidak turun karena melimpahnhya pasokan di lapangan.
"Kami perkirakan ada sekitar 6 juta hektare (ha) sawah yang akan panen selama tiga bulan ke depan," ujarnya.

Bila setiap 1 ha rata-rata produksi sebesar 5,3 ton gabah dan bila dikonversi ke beras dengan proporsi 56%, maka potensi produksi beras setiap 1 ha setara 2,96 ton beras. Bila dikalikan 6 juta ha, maka produksi beras mencapai sektiar 17,8 juta ton selama masa panen raya tahun ini.

Ia bilang, Kemtan sudah menemukan harga gabah di bawah Harga Pembelian Pemberian (HPP) yakni Rp 3.700 per kilogram (kg). Karena itu, ia mendorong BUMN Pangan tersbut untuk segera memanfaatkan momentum ini melakukan penyerapan sebesar-besarnya. "Jangan sampai momentum ini lewat,"pesannya. (dbs/lasman simanjuntak)

Serapan Gabah dan Beras 2016  : Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti memberikan keterangan pers mengenai serapan gabah dan beras 2016 oleh Perum Bulog di Jakarta, Kamis siang (10/3/2016). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)
 
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama