Ads


» » » Mentan Panen Raya Jagung dan Gelar Teknologi Pertanian di Lamongan, Jatim

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sedang melihat stand pameran jagung pada acara panen raya jagung dan gelar teknologi pertanian di Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (13/3/2016). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Lamongan, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian  Andi Amran Sulaiman didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi, Dirjen PSP Gatot Irianto, Pangdam Brawijaya May.Jend (TNI) Sumardi, Kepala Litbang Kementerian Pertanian Muhammad Syakir,  Bupati Lamongan H.Fadeli dan Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayatih melakukan panen raya jagung pada Minggu (13/3/2016) di lokasi Taman Teknologi Pertanian (TPP)  Lamongan, Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Provinsi Jawa Timur.

Total luas lahan yang akan dipanen sekitar 192 Ha dengan provitas lebih dari 7 ton/Ha. Meskipun lahan di kawasan tersebut termasuk dalam lahan sub optimal (LSO), tetapi dengan dukungan teknologi dari Balitbangtan mampu meningkatkan provitas dari sebelumnya yang hanya sekitar 5 ton/Ha.

Selain panen raya, juga dilaksanakan Gelar Teknologi yang mengusung tema “Teknologi Pertanian Bioindustri Berbasis Integrasi Jagung-Sapi”. Dalam gelaran itu ditampilkan berbagai inovasi teknologi jagung yang terintegrasi dengan sapi potong seperti alat pemipil jagung berkelobot, alat pengering jagung, teknologi pengolahan pakan ternak, teknologi pembuatan kompos, teknologi biogas sebagai sumber energi pengering jagung hingga berbagai produk olahan berbahan dasar jagung.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa ke depan harus dapat ditingkatkan lagi provitas jagung dengan pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan dan berbagai teknologi lain, serta peningkatan indeks pertanaman jagung dengan bantuan alat dan mesin pengaira

Selain itu, Mentan berpesan bahwa harus segera dikembangkan varietas jagung umur genjah dan bertongkol dua.

 “Tadi kami lihat tongkol satu, tahun depan wajib tongkol dua” ujar Mentan.


Hadirnya TTP Lamongan ini sendiri sebagai salah satu wahana untuk memfasilitasi aliran invensi menjadi inovasi secara lebih efektif dan efisien yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jagung, memperbaiki pascapanen dan hilirisasi dari hasil panen jagung serta pengelolaan ternak sapi yang optimal.(***/press release litbangtan/lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini