breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Mentan Perintahkan Bulog Segera Serap Gabah dan Beras dari Petani

Share This

Madiun,BeritaRayaOnline-,Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman minta kepada Perum Bulog untuk segera menyerap gabah dan beras dari petani.

"Dengan adanya rapat koordinasi kesepakatan hari ini  yang juga dihadiri 11 kepala daerah telah diambil keputusan yaitu hari ini sepakat Bulog beli gabah dan beras dari petani.Insya Allah masalah petani yakni jatuhnya harga gabah di bawah HPP dapat segera terselesaikan," kata Mentan Andi Amran Sulaiman  kepada wartawan  usai rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengamanan harga gabah yang anjlok saat panen raya di sentra produksi Korem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, di Markas Korem (Makorem)Madiun Kamis (3/3/2016).

Menurut Mentan Andi Amran Sulaiman kesepakatan ini (Bulog menyerap dan membeli gabah maupun beras dari petani-red) berlaku di seluruh Indonesia.

"1X 24 jam pembayaran dapat diselesaikan Bulog.Ini kemajuan luar biasa.Kita bergerak cepat, memang tidak bisa diselesaikan secepatnya sebab ini kasus yang sudah berlangsung bertahun-tahun.Bulog harus bergerak cepat dibantu bupati dan dandim," tegasnya.

Dijelaskan lagi oleh Mentan produksi padi mencapai 75,6 juta ton tertinggi dalam sepuluh tahun ini.Bahkan fakta empiris di 26 pasar (termasuk Pasar Induk Beras Cipinang-red) supply beras naik 100 persen sehingga harga turun  20 persen sampai 30 persen.

"Ini menunjukkan produksi berdasarkan data BPS benar.Kita berdoa aja semoga cuaca ke depan bersahabat, sehingga tak ada impor beras," katanya.

Sebelumnya di tempat yang sama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sempat mengungkapkan kejengkelannya kepada Bulog yang hingga kini belum membeli gabah langsung kepada petani.Akibat lambannya Bulog ini harga gabah di tingkat petani anjlok di bawah Harga Pokok Pembelian (HPP).

"Saya telah keliling sejak Sabtu lalu milai dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.Ternyata temuan di lapangan pembelian gabah di tingkat petani masih di bawah HPP," katanya sembari mengingatkan kembali tak ada alasan Bulog tak bisa menyerap gabah dan beras dari petani.

"Saya heran Bulog tidak kunjung melakukan aksi pembelian gabah langsung kepada petani.Padahal saat ini harga gabah di tingkat petani anjlok antara Rp 3200 sampai Rp 3500 per kg.Begitu juga tadi mendapat laporan dari para kepala daerah se-Korem ini, harga masih di bawah HPP," ucapnya.

Lantaran itulah, lanjut Mentan, Bulog lewat Direktur Pemasaran Bulog Wahyu diperintahkan  melakukan perjanjian pembelian dengan kepala daerah se-wilayah Korem Madiun.

"Saya minta Bulog membuat perjanjian dengan para kepala daerah ini agar Bulog bisa amankan dan siap membeli gabah langsung kepada petani," pesannya.(lasman simanjuntak)

Teks Foto : Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  menghadiri rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengamanan harga gabah yang anjlok saat panen raya di sentra produksi Korem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, di Markas Korem (Makorem)Madiun Kamis (3/3/2016). Acara rakor yang juga dilakukan dengan penandatanganan kesepakatan bersama dihadiri 11 bupati dan 2 walikota. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama