Ads


» » Hari Ini Tarif Tol Jembatan Suramadu Turun 50 Persen

Jakarta,BeritaRayaOnline,,-Menimbang  kondisi perekonomian di wilayah Madura masih dalam tahap pertumbuhan sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
 
Berikut adalah salah satu isi dari Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 60 / KPTS / M / 2016 tentang penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Pengurangan Besaran Tarif Tol Pada jalan Tol Jembatan Surabaya – Madura.

Kepmen yang ditetapkan dan ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada tanggal 24 Februari 2016 tersebut menetapkan bahwa 7 hari sejak ditetapkan yaitu hari ini (1 Maret 2016), besaran tarif tol pada jalan tol Jembatan Suramadu mengalami pengurangan untuk golongan I sampai dengan V, sedangkan golongan VI atau kendaraan bermotor roda 2 tidak diwajibkan untuk membayar atau gratis.

Berikut besaran tarif tol sebelum dan setelah pengurangan :
Besaran Tarif
Gol I
Gol II
Gol III
Gol IV
Gol V
Gol VI
Tarif Lama
Rp 30.000
Rp. 45.000
Rp.60.000
Rp. 75.000
Rp.90.000
Rp. 3.000
Tarif Baru
Rp 15.000
Rp. 22.500
Rp.30.000
Rp. 37.500
Rp.45.000
-

Hal tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk percepatan pengembangan dan pembangunan wilayah terutama di Pulau Madura, berkaitan dengan tujuan dibangunnya Jembatan Suramadu.

 “Dengan adanya Jembatan itu, maka mobilitas orang dan mobilitas barang akan lebih efisien, akan lebih cepat dibandingkan sebelumnya dengan menggunakan transportasi laut atau kapal,” kata Presiden Jokowi pada rapat terbatas awal Februari lalu.
Presiden menegaskan, tujuan utama pembangunan Jembatan Suramadu adalah menggerakkan perekonomian di Jawa Timur, serta mempercepat pengembangan dan pembangunan wilayah terutama di Pulau Madura. Sehingga akan mengurangi ketimpangan antar wilayah dan pemerataan pembangunan dapat tercapai.
Dalam ratas tersebut diputuskan agar tarif tol Suramadu dipotong hanya menjadi 50% saja. Alasannya, tingginya harga tol selama ini membuat harga barang yang berasal dari Surabaya dan Madura menjadi mahal. Maka presiden meminta diturunkan dengan harapan dapat membantu masyarakat. (**/press release bagian humas puskom publik kementerian pupr/lasman simanjuntak)
--

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini