breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Perayaan Imlek, Mentan Sidak ke Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta

Share This

Jakarta, BeritaRayaOnlineTepat di hari perayaan Imlek, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur untuk mengecek pasokan dan harga beras saat liburan panjang.

Dengan pakaian santai dan hanya mengenakan sandal tanpa didampingi pejabat satu pun, Mentan Andi Amran Sulaiman blusukan ke dalam pasar yang meskipun sebagian dalam keadaan tutup.

Dari hasil sidak, Mentan Amran mendapati harga beras di pasar tersebut mengalami penurunan Rp 500 hingga Rp 800 per kilo garam (kg). Saat ini harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang terendah Rp 7.500/kg, dari sebelumnya terendah Rp 8.300/kg.

“Harga beras sekarang lebih murah, tadi saya pantau Rp 7.500 hingga Rp 8.000 per kilo,” ujar Mentan Andi Amran Sulaiman , di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Senin (8/2/2016).

Stok beras di Pasar Induk Cipinang, jakarta Timur mencapai 52.000 ton
Stok beras di Pasar Induk Cipinang, jakarta Timur mencapai 52.000 ton

Mentan Amran menjelaskan, penurunan harga beras ini terjadi karena saat ini pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang melimpah, mencapai 52.000 ton, angka ini tertinggi selama 15 bulan terakhir. Biasanya, pasokan beras di pasar induk ini rata-rata 32.000 ton.

“Sebelum kami sudah memantau panen di berbagai daerah, karena itu kita langsung cek apakah langsung ada pengaruhnya di pasar. Ternyata di Pasar Induk Cipinang langsung berpengaruh, langsung turun,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran mengklaim, pasokan atau stok beras saat ini aman sehingga bisa menekan harga beras di pasaran. Di Pasar Induk Beras Cipinang, lanjut Amran, pasokan beras kebanyakan berasal dari Indramayu, Jawa Barat, dan Demak, Jawa Tengah.

“Paling banyak dari Indramayu dan Demak. Wilayah itu yang memang paling banyak memasok ke Cipinang. Tapi kami juga sudah ngecek panen yang di Jawa Timur, tiap hari kita panen,” ungkapnya.(pertaniantoday.com/lasman simanjuntak)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama