Ads


» » Mentan Turun Selesaikan Masalah Petani dan Peternak Kecil di Blitar


 
Blitar,BeritaRayaOnline,-Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) gelar operasi pasar untuk komoditas jagung di Kabupaten Blitar Jawa Timur, kemarin. Operasi pasar ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga jagung, pakan ternak, ayam hingga telur. Operasi pasar dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa stok jagung di Bulog saat ini kurang lebih 400 ribu ton lebih. Adapun untuk operasi pasar stabilkan harga jagung sebanyak 200 ton dengan kisaran harga Rp 3000-3600/kg.
"Kami sebelum kesini telepon kepala dinas dulu, dua kali telepon tanya jagung, makanya kami datang langsung kesini bawa jagung. Kami bukan datang dengan janji. Jadi percayakan kepada kami," kata Menteri Amran di Gedung Divre Bulog Kab. Blitar, kemarin.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjend Suwardi, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf, Anggota DPD RI Ahmad Mawardi dan  Kadis Pertanian Jawa Timur Eko Yusuf Wibowo.
Menteri Amran pun meminta masyarakat tidak khawatir dengan stok jagung saat ini. Ditegaskan dia, saat ini stok jagung di gudang bulog hampir mencapai setengah juta ton. Nah Amran memperkirakan akan ada tambahan stok jagung pada masa panen Februari-April sebesar 4 juta ton.
Kendati demikian, diakui Amran, saat ini terjadi gejolak harga lantaran supply change yang masih terlalu tinggi. Untuk itu Amran berambisi merubah struktur pasar yang ada lantaran supply change yang terlalu panjang justru menyebabkan harga yang ada saat ini justru tidak dinikmati petani padahal harga jagung cukup tinggi.
"Jadi Ada orang tengah yang harus kita selesaikan. Ini kita lakukan karena kita ingin perkuat peternak dan petani. Kita ingin membangun struktur pasar yang baru," katanya.
Selain operasi pasar, Menteri Amran juga lakukan dialog dengan paguyuban peternak unggas Blitar yang sehari sebelumnya lakukan demo karena harga jagung naik drastis. "Tadi subuh kami nonton (demo asosiasi ternak Kab. Blitar), permintaanya turunkan menteri Pertanian. Menteri Pertanian langsung turun hari. Ini Pak pangdam, Pak Wagub, kaget mentan minta belokkan heli, 'aku mau ketemu saudaraku petani'. Aku 20 tahun miskin, jadi kami tahu apa yang bapak rasakan," katanya.
Kesempatan dialog tersebut juga digunakan Menteri Amran untuk menyindir prilaku pengusaha yang doyan impor pangan. Bagi Menteri asal Bone Sulsel ini impor hanya akan melemahkan petani lokal dan memperkuat petani luar.
"Tahu kalau petani kita lemah, peternak hancur. Impor juga hanya perkuat petani negara lain, melemahkan petani kita," jelasnya.
Menurut dia, adanya sengkarut dalam pengelolaan jagung di dalam negeri lantaran ada salah kelola pertanian selama ini. "Tahu saudara ku semua, ini ada anomali pertanian yang salah urus selama ini, ada anomali pedagangan kita. Masih ingat Feb-Maret (2015),   harga jagung jatuh Rp 1500-2000 rupiah. Tahu dampaknya, 20 juta petani rugi, menderita dan membuat pemerintah harus turun tangan lagi," katanya.
Bagi dia, seribu rupiah kerugian petani tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu, dia menegaskan tidak akan tunduk pada keinginan segelintir pengusaha yang memaksanya buka kran impor.
"Seribu rupiah kerugian petani itu sama dengan Rp 20 triliun kerugian petani kita. Tapi maaf, para. pengusaha, baru rugi Rp 10 Miliar saja, teriakannnya sampai ke langit. Tapi kami tidak peduli. Kami tidak gubris. Mereka katakan mentan keras kepala. Tapi begitu saya dengar saudaraku peternak kecil yang butuh bantuan, subuh kami bangun, kami naik heli, kami minta ketemu," katanya.
Diakui Amran, terjadinya gejolak harga jagung lantaran supply change yang masih terlalu tinggi. Kondisi ini pula yang membuat petani sama sekali tidak menerima keuntungan dari manisnya (tingginya) harga jagung saat ini. Atas dasar itu pula, Amran bertekad untuk memotong rantai pasar.
"Selama ini supply change terlalu panjang. Harga yang ada saat ini. Petani  tidak nikmati. Padahal para petani inilah bersama anak istrinya 120 hari di lapangan, paling mungkin untungnya Rp 200 ribu rupiah per bulan yang dia dapat," katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi Dua DPD RI, Ahmad Mawardi menanggapi kinerja  Mentèri Amran  yang mengarah pada pertanian modern dengan pengadaan alsintan tersebut menyatakan bahwa Mentan itu inovatif "beliau Inovatif", tidak ada lagi yang bisa saya sampaikan kecuali hanya doa untuk Bapak Mentan, ujarnya.
Dan ketika Gus Ipul mengomentari pelaksanaan pembangunan pertanian yang dilakukan Mentan, dia menyatakan" Mentan adalah menteri terbaik sepanjang yang saya kenal" padahal dia pernah jadi menteri PDT
diera pemwrintahan Gusdur.
Sementara itu, Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jawa Timur, Dedi Supriady mengatakan bahwa kegiatan operasi pasar tersebut dilakukan secara serentak di empat derah yakni 4 Jatim, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Operasi pasar  akan mendistribusikan jagung 200 ton untuk Malang, Surabaya, Blitar dan Pasuruan. Melalui operasi pasar ini diharapkan harga jagung di pasaran bisa turun. Seperti kita ketahui bahwa harga jagung di pasar saat ini sudah mencapai Rp5.000/kg-Rp6.000/kg.
Dalam operasi pasar ini jagung dijual dengan harga Rp 3.600/kg,” kata dedi.(press release humas kementan/lasman simanjuntak

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini