Ads


» » » Mentan : Melonjaknya Harga Bawang Merah karena Rantai Pasokan yang Panjang

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengatakan, jika melonjaknya harga harga bawang merah sejak akhir 2015 lalu terjadi karena rantai pasokan yang panjang.

Mentan mengklaim melambungnya harga bawang merah tidak disebabkan oleh kurangnya pasokan dari tingkat petani.

Dia memastikan jika produksi bawang merah dari seluruh daerah di Indonesia lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Baru saja kami rapat, kami pantau produksi seluruh Indonesia, ternyata harga di lapangan itu sekitar Rp15.000 per kilogram. Bahkan di tingkat petani harganya Rp8.000-Rp15.000 per kg penjualannya," kata Mentan Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Ia menjelaskan, harga tersebut turun signifikan dibandingkan harga bawang merah sekitar 2013 yang stabil di kisaran Rp20.000-Rp25.000 per kg.

Amran menjelaskan, produksi bawang merah nasional terus mengalami peningkatan. Bahkan pihaknya mengklaim telah menekan impor dan meningkatkan volume ekspor bawang merah pada 2015.

Kementerian Pertanian mencatat jumlah produksi bawang merah sepanjang 2015 mencapai 1,26 juta ton, melebihi kebutuhan nasional yang mencapai 947.385 ton.

Ada pun ekspor bawang merah pada 2015 mencapai 14.149 ton, naik 219 persen dari produksi pada 2014 yang mencapai 4.439 ton.

"Impor pada 2014 itu 87.526 ton, tapi tahun 2015 itu impornya hanya 15.769 ton," tuturnya.(harian terbit online/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini