breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Ekspor Jagung dan Produksi 2015 Naik Berdasarkan Data BPS (2015)

Share This

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Terkait dengan importasi pakan, Direktur Pakan Ternak, Nasrullah mengatakan janganlah memberitakan impor saja, fakta Indonesia sudah ekspor jagung, tetapi tidak pernah diberitakan.
 Untuk diketahui bahwa Indonesia telah melakukan ekspor jagung 2015 sebanyak 250.172 ton atau naik 1.818% dibandingkan tahun 2014 (sumber BPS, 2015).

Selanjutnya, terkait dengan impor jagung sebagai landasan hukumnya adalah (1) Pementan 57/2015 yang menyebutkan bahwa impor harus mendapatkan rekomendasi persetujuan dan jumlah jagung dan bahan pakan asal tumbuhan lainnya dari Kementan.

 (2) Hasil Rakortas di Menko Perekonomian dalam pembahasan ketersediaan pangan (beras dan jagung) tanggal 16 Desember 2015 disebutkan bahwa dalam hal kebutuhan industri pakan ternak (jagung nasional) dimana 70% dipenuhi dari dalam negeri dan sisanya dari impor, maka untuk pemenuhan kebutuhan jagung Januari-Maret 2016 disepakati oleh oleh Perum Bulog dan untuk diketahui bahwa ini dan bulan depan sudah mulai panen puncak jagung.

Kondisi saat ini impor jagung yang sudah masuk Indonesia itu tidak memenuhi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 57/2015 dan hasil Rapat Koordinas Terbatas (Rakortas), karena tidak dilakukan oleh Bulog, tetapi oleh importir/pelaku usaha. 

 Kalaupun importir melakukan importasi jagung semestinya harus mendapatkan rekomendasi dari Kementan.(press release humas kementerian pertanian/lasman simanjuntak)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama