breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Dirjen Bina Marga : Biaya Konstruksi dan Pembebasan Tanah Proyek Tol Cisumdawu Rp 14 Triliun

Share This

Sumedang,BeritaRayaOnline, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto Husaini mengatakan total biaya konstruksi dan pembebasan lahan tanah pada proyek jalan tol  Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepangang 61,675 kilometer akan mencapai Rp 14 triliun dengan rincian biaya konstruksi Rp 10 triliun dan biaya pembebasan tanah Rp 4 triliun.

"Sedangkan pinjaman atau loan dari China sampai saat ini  telah  mencapai Rp 1,2 triliun.Meskipun loan dari China akan mencapai 90 persen dari biaya proyek (10 persen dana pendamping dari APBN-red), tetapi mereka tidak mengirim tenaga ahli ,alat alat berat dan alih teknologi.Dari China hanya datang 12 orang saja. Semuanya proyek ini dikerjakan kontraktor Indonesia joint dengan kontraktor dari China,"  jelasnya menjawab pertanyaan wartawan BeritaRayaOnline dan rombongan peserta press tour yang meninjau pekerjaan proyek Cisumdawu Toll Road di Desa Pamulihan,Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang,Jawa Barat, Jumat (18/12/2015).

Menjawab pertanyaan wartawan BeritaRayaOnline apakah dalam pembangunan jalan tol untuk mendukung Bandara Internasional  Kertajati,Majalengka, Jawa Barat dan mengurangi beban lalu lintas (LHR) Pantura ini juga "menggusur" areal sawah irigasi dan sawah tadah hujan khususnya untuk dukung swasembada pangan, Dirjen Bina Marga  Kementerian PUPR Hediyanto Husaini menjawab dalam pembangunan jalan tol maupun jalan  nasional pihaknya tidak akan mengorbankan areal sawah produktif.

"Kalaupun ada dibebaskan itupun hanya sawah -sawah yang tidak produktif.Namun, saya tidak tahu berapa luas areal sawah yang dibebaskan untuk proyek ini.Nanti saja ya saya hitung,"katanya.

Kepada wartawan rombongan press tour Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga menjelakan lagi dalam proyek tol ini juga dibangun terowongan terpanjang 472 meter yang merupakan terowongan pertama di Indonesia.

"Saat ini kami sedang lelang  ruas tol Sumedang dan Dawuan.Investor sedang lelang Januari 2014.Nanti bisa diketahui berapa kilometer yang mampu dikerjakan investor yang masih lelang tersebut.Apakah investor nanti bisa mengerjakan secara menyeluruh atau hanya sebagian saja,"ujarnya.

Dirjen Bina Marga menjelaskan lagi khusus untuk pembebasan lahan tanah sampai hari ini seksi I telah selesai dibebaskan 40 persen, seksi II (80 persen) dan seksi III (40 persen) dengan dana total Rp 4 triliun sedangkan dana yan g sudah terserap Rp 630 miliar.

"Untuk progress Rancakalong phase pertama progress telah mencapai 71 persen sedangkan phase kedua baru tender dan kontrak," katanya.(lasman simanjuntak)

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Hediyanto Husaini sedang memberikan penjelasan data-data teknis dan progress fisik terakhir proyek jalan tol Cileunyi-Sumedang- Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 61,675 kilometer di Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat, 18 Desember 2015. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)
 
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama