breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Datangkan Devisa Rp 250 T, Pemerintah Dorong Industri CPO

Share This

Nusa Dua, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah siap mendukung penuh perkembangan industri kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) karena potensinya sangat besar ke depan.

Dari segi pendapatan negara, dengan total ekspor produk kelapa sawit pada 2014 sebesar 22,89 juta ton, devisa yang dihasilkan mencapai USD 17,46 miliar atau Rp 227 triliun.

“Pemerintah siap mendukung penuh dan siap membantu apapun yang dibutuhkan industri sawit karena industri ini mendatangkan pendapatan negara hampir Rp 250 triliun per tahun dari sisi devisa Rp 227 triliun dan bea keluar Rp 14,9 triliun,” ujar Mentan saat berpidato di Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2015 di Nusa Dua, Bali, Jumat (27/11/2015).

Mentan IPOC 1 (2)
Mentan Amran Sulaiman saat berpidato di Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2015

Untuk menjaga industri ini, lanjut Mentan, pemerintah Indonesia bersama pemerintah Malaysia juga telah membentuk Dewan Sawit beberapa hari lalu.

“Indonesia dan Malaysia adalah produsen sawit terbesar di dunia dengan menguasai 85 persen produksi, kepentingan kita dengan Malaysia sama. Karena itu kita sepakat membentuk Dewan Sawit bersama negara tetangga ini,” ujarnya.

Sementara perkebunan kelapa sawit saat ini luasannya lebih dari 10 juta hektar, sekitar 41 persen diusahakan oleh perkebunan rakyat.

“Pengusahaan kelapa sawit saat ini menyerap lebih dari 4,5 juta tenaga kerja atau sekitar 20 juta orang sumber kehidupannya dari kelapa sawit. Jadi memang harus benar-benar dijaga keberlangsungannya,” pungkas Mentan.(pertaniantoday.com/lasman simanjuntak)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama