breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Kinerja Tanam Padi di Provinsi Lampung Alami Peningkatan dari 656.023 Ha Jadi 714.661 Ha

Share This

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya padi program RJTIT Optimasi Lahan dan GP.PTT di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Rabu , 11 November 2015. (Foto : Istimewa)

Lampung Timur, BeritaRayaOnline,- Kinerja tanam padi  di Provinsi Lampung mengalami peningkatan. Dari seluas 656.023 ha pada tahun 2014 meningkat menjadi 714.661 ha pada tahun 2015.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bachtiar Basri dalam acara Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Pertanian  Andi Amran Sulaiman pada panen raya padi  di Desa Tanjung Sari , Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, Rabu (11/11/2015).

Bachtiar menjelaskan, dalam mendorong peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Provinsi Lampung, Pemerintah Daerah telah melakukan pola tanam dengan cara mengurangi debit air. Dari semula 1,9 lt/det/ha menjadi 1,5 lt/det/ha. Sehingga beberapa wilayah irigasi yang semula tidak mendapat jatah air di musim Gadu MT 2015, dapat melakukan aktivitas budidaya padi dengan baik.

“Selain itu dalam meminimalisir dampak kemarau panjang dan el nino tahun ini dibeberapa wilayah bagi pertanaman padi yang tidak mendapatkan pasokan air, dilakukan penyiraman dengan bantuan mobil pemadam kebakaran. Hal ini efektif untuk menekan gagal panen. Selain itu juga menyiapkan sumur bor groundtank dan pompa air”, jelasnya.

Lebih lanjut Bachtiar juga menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung terwujudnya swasembada padi, jagung kedelai juga cabai dan bawang merah serta target peningkatan produksi padi satu juta ton pada 2016.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Lampung beserta berbagai pihak terkait yang membantu terwujudnya peningkatan produksi pertanian di sejumlah wilayah.

“Lampung termasuk daerah kekeringan yang sangat tinggi. Mirip dengan Jawa Barat. Namun ditengah musim kemarau panjang dan pengaruh elnino, Lampung masih berhasil melakukan panen raya seluas 33.000 ha. Hal ini membuktikan bahwa persediaan beras di Lampung cukup. Ini berkat kerjasama kita semua”, jelasnya.

Terkait kinerja Pemerintah Provinsi Lampung, Kementerian Pertanian RI telah memberikan sejumlah penghargaan berupa Penghargaan, penghargaan untuk Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Penghargaan untuk Kepala Dinas Kabupaten Mesuji, Penghargaan untuk penyuluh pertanian di Kabupaten Lampung Timur. Selain itu penghargaan untuk mahasiswa pendamping UPSUS yang bertugas di Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.

Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, selain mengikuti Panen Raya, Menteri Pertanian juga mengunjungi waduk di Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur dan PT Nusantara Tropical Farm di Lampung Timur.

“Menteri melihat juga kebun buah-buahan dan melihat cara mengemas buah tersebut sehingga menjadi sebuah produk. Sekaligus launching produk nanas dan pisang yang akan di ekspor,”ujarnya.

Selain itu, menteri pertanian juga akan meninjau perusahaan Feedloter sapi di Lampung Tengah yaitu PT Great Giant Livestock (GGLC) untuk meninjau proses penggemukan sapi dan meninjau pabrik gula yang baru di Terbanggi Besar Lampung Tengah, Kamis (12/11/2015).

Ditambahkan oleh Kabag Humas Heriyansyah, kunjungan kerja Menteri Pertanian RI di Kabupaten Lampung Timur didampingi sejumlah pejabat Pemprov Lampung. Diantaranya Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lana Rekyanti, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kusnardi dan lainnya.(***/radio suara fajar/lasman simanjuntak)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama