breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Mentan Minta Petani Segera Lakukan Percepatan Tanam Bibit Padi Memasuki Musim Hujan

Share This

Basuh Kaki : Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Hasil Sembiring membasuh kaki dari lumpur untuk bersih-bersih setelah"turun" ke areal persawahan guna ikut menyemai bibit padi sebagai tanda dimulainya musim tanam memasuki musim hujan tahun ini di Desa Ciberes, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat pagi (20/11/2015). (Foto :Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Subang, BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan harapannya agar para petani mulai mengupayakan langkah-langkah berupa  percepatan tanam bibit padi terutama memasuki musim hujan tahun ini.Bahkan Mentan mengaku juga  sudah membuat surat resmi kepada semua bupati di seluruh Indonesia untuk segera melakukan percepatan tanam.

"Karena sekarang sudah masuk musim hujan, kami telah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG. Musim hujan saat ini sudah merata di seluruh Indonesia dan upaya percepatan tanam harus dimulai sekarang juga," pintanya dalam door stop dengan para wartawan di areal persawahan di Desa Ciberes, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat pagi (20/11/2015).

Pada blusukkan ke areal persawahan di Desa Ciberes, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang didampingi Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Hasil Sembiring langsung disambut Ketua KTNA Kab.Subang, H.Otong Wiranta yang membawahi 1500 kelompok tani.

 Teks Foto : Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (20/11/2015), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga sempat mengunjungi secara  "mendadak" ke  gudang beras/gabah milik PT.Jatisari Srirejeki di Kabupaten Karawang. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)



Setelah berkeliling sejenak di areal persawahan tersebut, Mentan dan Dirjen Tanaman Pangan langsung membuka sepatu dan mengulung celana dan lengan batik, dan "turun" ke areal persawahan.

 Beberapa petani (kebanyakan kaum perempuan) yang disebut dengan satu rombongan tanam (20-30 orang) melakukan dialog langsung dengan Mentan. Terasa akrab dan tak ada jarak.Kadang disertai dengan tawa dan canda dengan para petani yang sedang menyamai bibit padi varietas Ciherang.

Setelah itu Mentan bersama Dirjen Tanaman Pangan langsung ikut menanam bibit padi pada areal persawahan yang memiliki luas kurang lebih 300 hektar dan dapat dikerjakan oleh satu rombongan tanam seluas 3 hektar/hari.

Teks Foto : Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Dirjen Tanaman Pangan Hasil Sembiring, Wakil Bupati Subang Hj.Imas Aryuningsih, dan "bos" PT.Artha Graha (AG) Tommy Winata menggelar panen raya padi hibrida  Bernas Prima 3 dan Super 2 yang diproduksi PT.Sumber Agro Semesta (SAS) di Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (20/11/2015). Benih Bernas Prima 3 dan Super 2  hasilnya sangat luar biasa mencapai 10,4 ton per hektar di musim kemarau . Bahkan bila dimusim hujan hasilnya bisa mencapai 12 ton per hektar.
(Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  mengatakan lagi saat ini telah dilakukan upaya standing crop di lahan seluas 3,5 juta ha. Upaya percepatan tanam dilakukan oleh Kementerian Pertanian di Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, dan juga  Pulau  Sumatera.

 "Kita mempercepat tanam di bulan Oktober dan November, karena kita yakin tanaman selamat dan dipanen pada bulan Februari tahun 2016 mendatang. Untuk  Provinsi Aceh saja ada 100 ribu ha di satu wilayah, dan sudah ada percepatan tanam," jelasnya.(lasman simanjuntak)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama