Ads


» » » Mentan : Lampung Daerah Terdampak Kemarau Cukup Parah akibat El Nino

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkeliling di areal sawah usai panen raya padi  dan berdialog langsung dengan para petani di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Rabu (11/11/2015). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Lampung Timur, BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman panen raya padi seluas 33.000 hektar di Kabupaten Lampung Timur untuk lebih memastikan ketersediaan padi aman hingga akhir tahun meski terdapat El Nino kuat.

Mentan Amran mengungkapkan, Lampung merupakan daerah terdampak kemarau cukup parah akibat El Nino, namun sebuah prestasi luar biasa masih ada sawah yang bisa panen. Dirinya mengapresiasi petani di Lampung Timur yang masih bisa menyelamatkan panen padi di tengah kemarau panjang.

“Berkat kerja keras Bapak Ibu sekalian, masih bisa selamat panen padi 33.000 hektar di Lampung ini. Padahal El Nino terkuat sepanjang sejarah yang kita alami tahun ini,” ujar Amran di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (11/11/2015).

Mentan Amran melakukan panen padi di bawah terik matahari sambil bermandi keringat. Usai panen, Mentan Amran berdialog dengan para petani. Amran menjelaskan, ada tujuh keunggulan padi yang dipanen saat kemarau.

Pertama, loses rendah. Risiko kehilangan panen rendah karena tidak ada angin atau hujan. Kedua, serangan hama rendah hampir tidak ada, ketiga bakteri tidak bisa tumbuh. Keempat, padi yang dipanen bisa langsung masuk gilingan karena sudah kering,” jelasnya.

Keenam, lanjutnya, padi mudah dipanen karena ringan dan kering. Ketujuh, harga tinggi karena lahan lain sudah panen lebih dulu.

“Senang kan harga tinggi? harga sekarang bagus. Menterinya mati-matian jaga tidak impor. Kita harus kendalikan. Bulog harus aktif,” pungkasnya.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basir di acara yang sama mengatakan, panen raya yang dilakukan di wilayahnya ini merupakan pembuktian kata-katanya beberapa waktu lalu kepada Menteri Pertanian bahwa Lampung sangat siap menjadi salah satu penompang swasembada padi dalam keadaan kekeringan sekalipun.

Wakil Gubernur Lampung menyatakan rasa syukurnya, pada kunjungan Mentan ke-5 kali ini untuk memanen padi meski lahan terdampak kemarau.

“Kunjungan Menteri Pertanian hari ini yang kelima kalinya ke Lampung. Hari ini kami bersyukur karena kedatangan Menteri untuk melihat masih ada sawah di Lampung bisa panen di tengah kemarau panjang,” ujar Bachtiar.

Dalam panen raya ini Mentan didampingi Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono dan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basir.(pertaniantoday.com/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini