breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Mentan Kunjungi Peternakan Sapi Kerjasama PT.GGL dengan Masyarakat di Lampung Tengah

Share This

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Lampung Tengah, BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi peternakan sapi hasil kerja sama PT Great Giant Livestock (GGL) dengan masyarakat setempat di Lampung Tengah, Lampung.

Direktur PT GGL Dayu Ariasintawati menjelaskan, pihaknya memberi dua ekor sapi kepada petani untuk diternakan. Bayi hasil ternak dibagi dua. Perusahaan juga memberikan sapi lain yang hasilnya berwujud uang.

Amran tampak sangat tertarik dengan model itu. Namun, ia menilai perlu mengundang PT GGL bersama Dinas Peternakan setempat untuk membicarakan kelanjutan program sentra peternakan rakyat (SPR).

“Kami undang untuk kita bahas. Dana Rp500 miliar kami anggarkan seluruh Indonesia. Ini harus sinergis. Ini berat (kalau dijalankan sendiri),” kata Amran di Lampung Tengah, Kamis (12/11/2015).



Dalam pertemuan, tambah Amran, ia dan undangan akan menghitung estimasi biaya yang dibutuhkan. Toh, biaya SPR dianggarkan cukup besar.

“SPR kita besar, langsung kita dorong seperti ini (sinergisitas pengusaha-masyarakat),” tambah Amran.

Para peternak sapi bercerita kepada Amran. Saat ini para peternak sudah menghasilkan dua ekor sapi dalam kurun satu tahun. Program ini dilakukan untuk meningkatkan populasi sapi.

PT GGL menyerahkan dua ekor sapi kepada masing-masing petani. Hasil ternak dibagi dua. Setelah sapi pertama melahirkan, PT GGL kembali memberi sapi, namun dalam keadaan hamil. Sementara sapi yang baru selesai melahirkan baru bisa didorong untuk hamil setelah laktasi.

Melalui program ini, petani diharapkan memiliki bibit sapi. Selain itu, petani diprioritaskan memiliki sapi betina kualitas baik. Sapi kualitas kurang baik akan dijadikan sapi potong.

Sistem beternak dilakukan dengan suplai konsentrat gratis dari masyarakat. Sementara petani mensuplai makanan hijau berupa rumput setiap harinya. Saat ini, hasil anak sapi sudah bernilai jual Rp10 hingga Rp11 juta.(pertaniantoday.com/lasman simanjuntak)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama