Ads


» » » Hediyanto Husaini : 2016 Ditjen Bina Marga Bangun Jalan Nasional Baru 700 Km Senilai Rp 7 Triliun

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto Husaini (tengah) didampingi Soebagiono, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan ( kiri) sedang memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin siang (30/11/2015). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  tahun 2016 akan membangun jalan baru ( jalan nasional ) sepanjang 700 kilometer dan flyover 4000 meter dengan biaya sebesar Rp 7 triliun, jelas Hediyanto Husaini, Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR) kepada wartawan di Jakarta, Senin siang (30/11/2015).

"Dalam lima tahun ini  target kita 2.650 kilometer , sedangkan tahun 2015 ini 500 kilometer. Sampai November 2015 realisasi fisik telah mencapai 79 persen, dan keuangan 66 persen. Tinggal tiga minggu lagi berakhir tahun 2015. Alhamdulilah, bisa 95 persen, " katanya.

Sementara itu  Soebagiono, Direktur Pengembangan Jaringan jalan , Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR yang ikut mendampingi Dirjen Bina Marga mengatakan proyek-proyek multiyears untuk tahun anggaran (TA) 2016 antara lain menyelesaikan pekerjaan proyek jalan di kawasan perbatasan baik di Kalimantan, NTT, Papua, dan Pantai Selatan Jawa.


"Khusus untuk Pantai Selatan Jawa tujuannya untuk membuka kesenjangan Pantai Utara dan Pantai Selatan Jawa. Juga proyek-proyek  lingkar luar untuk mengatasi kemacetan, serta proyek-proyek jalan tol di Trans Jawa, Jabodetabek, dan juga tol di Lintas Timur Sumatera. Ini proyek-proyek strategis kita tahun 2016," ujarnya.

Untuk proyek jalan di Pantai Selatan Jawa, dijelaskan  untuk Pantai Selatan Jawa  belum tembus khususnya menuju ke Provinsi Jawa Timur karena ada masalah dengan pihak Kementerian Kehutanan.

"Di Jawa Tengah sudah tembus. Untuk tahun 2016 bagaimana kita bisa meningkatkan strukturnya. Misalnya di yogja 10 kilometer belum tembus. Over haul Pantai selatan Jawa sudah tembus, akan kita terus selesaikan," katanya.


Menjawab pertanyaan wartawan untuk proyek jalan dan jembatan di kawasan perbatasan, Dirjen Bina Marga Hediyanto Husaini mengatakan total panjang jalan di kawasan perbatasan 1.793 kilometer, dan yang belum "nyambung" sepanjang 722 kilometer.

" Untuk Pulau Kalimantan, jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Timur,  Kalimantan Barat, dan Provinsi Kalimantan Utara dibangun sepanjang 200 kilometer.  Tahun 2015  517 kilometer jalan perbatasan belum tembus, dan tahun 2016 sepanjang  435 kilometer belum  juga tembus. Semoga tahun 2018 mendatang  jalan perbatasan akan bisa'nyambung' semuanya," katanya.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini