breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Hamparan Sentra Terbesar Tanaman Jagung Hibrida di Tanah Karo untuk Prov.Sumut Dalam Galeri Foto

Share This

Tanah Karo, BeritaRayaOnline Dalam kunjungan jurnalistik selama tiga hari (5-7 November 2015) untuk melihat langsung hamparan tanaman jagung hibrida-khususnya untuk kebutuhan 10 pabrik pakan ternak di Medan dan sekitarnya- wartawan BeritaRayaOnline berkesempatan meliput sentra produksi jagung hibrida terbesar di Provinsi Sumatera Utara yakni di Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo yang dapat ditempuh melalui perjalanan darat dari Kota Kabanjahe kurang lebih satu jam.Berikut hasil liputannya berupa galeri foto-foto.

Teks foto (pertama)
Hamparan tanaman jagung hibrida di Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, yang akhirnya Desember 2015 akan mulai panen raya. Puncak panen raya akan berlangsung pada Januari-Februari 2016 mendatang. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline) 






Teks foto (kedua): 
Seno, petani penggarap jagung seluas 1,6 hektar dan S.Sembiring, Ketua Gapoktan Sirehulo, yang membawahi 14 kelompok tani (800 petani jagung) dengan lahan seluas 1700 hektar di Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Foto: Lasman Simanjuntak/BeritaRayaonline)





 Teks foto (ketiga)
James Ginting, pengumpul jagung di Gudang Lau Gembong, Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, sedang menunjukkan alat pipil/memipil jagung untuk memisahkan tongkol jagung jadi biji jagung. Pilo Hermanto Ginting, Kepala Seksi Budi Daya pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanah Karo juga sedang menunjukkan cara kerja alat mesin pipil atau memipil jagung.(Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)



Teks foto (keempat)
James Ginting di Gudang Lau Gembong, Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo, sedang memperlihatkan ketangguhan mobil toyota hard top  keluaran tahun 1981 yang masih mampu digunakan untuk mengangkut jagung yang masih ada tongkolnya dari ladang-ladang di atas bukit sebanyak 1,5 ton setelah dipipil menjadi 1 ton. Munarta Ginting, Sp, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo, sedang wawancara langsung dengan wartawan BeritaRayaOnline di ruang kerjanya di Kota Kabanjahe, Jumat sore (6/11/2015). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline) 



Teks foto (kelima)
Jaya, siswa kelas tiga SD yang bercita-cita akan menjadi petani jagung menggantikan ayahnya kelak  di Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, sedang berfoto di ladang jagung seusai pulang sekolah.Hamparan tanaman jagung di Desa Perbesi yang merupakan sentra produksi jagung terbesar di Provinsi Sumatera Utara mulai jadwal tanam bulan 7 s/d bulan 8, dan diperkirakan panen raya akan terjadi pada akhir Desember 2015. Puncaknya panen raya pada Januari 2016 mendatang. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)





Teks foto (keenam)
Pupuk sering terlambat datang. Musim tanam sudah mulai, tetapi pupuk belum datang. Tampak pupuk NPK yang distok di Gudang Lau Gembong, Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo. (Foto: Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama