Ads


» » » Ditjen Penyediaan Perumahan Launching 1 Paket Kontraktual TA 2016 Senilai Rp 6,4 Triliun

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Direktorat Jenderal Ditjen)  Penyediaan Perumahan,Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR) mulai November ini me-launching 1 paket kontraktual tahun anggaran (TA) 2016  total sebanyak 1.057 paket dari berbagai satker dengan total dana Rp 6,4 triliun.

Demikian dikatakan oleh Heri Eko Purwanto, Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR didampingi Dedy Permadi,Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan, Lukman Hakim, Direktur Rumah Khusus,Hardi Simamora, Direktur Rumah Swadaya,dan Irmayanti,Direktur Rumah Umum dan Rumah Komersial kepada wartawan di Jakarta,Senin pagi (30/11/2015).

"Kegiatan pelelangan dini ini untuk merespon Instruksi  Menteri PUPR  agar pada awal Januari 2016 nanti pekerjaan konstruksi  sudah bisa dimulai dan penyerapan mulai terealisasi," katanya.

Sementara itu Dedy Permadi, Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR  dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan kegiatan kontraktual TA 2016 dengan melakukan pelelangan dini untuk satker-satker antara lain Sekretariat Ditjen Penyediaan Perumahan (8 paket),Pengembangan Kebijakan Penyediaan Perumahan (21 paket), Pengembangan Rusun (36 paket), Penyediaan Rumah Susun (74 paket),Pengembangan  Rumah Khusus dan Negara (31 paket), dan Penyediaan Rumah Khusus (180 paket), sehingga total 1.057 paket senilai Rp 6,4 triliun.

"Untuk November 2015 ini sebanyak 128 paket senilai RP 163 miliar , Desember 2015 sebanyak 780 paket, Januari 2016 sebanyak 64 paket, Februari 2016 sebanyak 60 paket, dan Maret 2016 sebanyak 25 paket.Jadi pelelangan dilakukan mulai November 2015 sampai Maret 2016.Hari ini kembali di-launching, sedangkan sebagian lagi sudah diumumkan," jelasnya.

Menurut Dedy Permadi pihaknya sudah mulai sejak awal sehingga praktis pada Januari 2016 kegiatan konstruksi sudah bisa dimulai .

"Ada 3 persen dana terserap dari dana Ditjen Penyediaan Perumahan sebesar Rp 7 triliun ,"ucapnya.

Dikatakannya lagi hari ini (Senin 30 November 2015) diumumkan sebanyak 128 paket sehingga relatif jelang akhir November 2015 diumumkan secara masif.

"Kira-kira jatuhnya pertengahan Januari 2016 baru bisa kontrak.Kemungkinan 80 persen terkontrak bulan Januari 2016 ,sisanya awal Februari 2016," ujarnya.

Dedy Permadi menambahkan sesuai RPJMN 2015-2019 sampai dengan tahun 2019 mendatang total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 184 triliun.Padahal yang tercantum dalam RPJMN alokasi dana hanya Rp 33 triliun.

"Alokasi kita di RPJMN 2015-2019  hanya Rp 33 triliun sampai Rp 36 triliun sehingga bisa enggak ya tercapai target RPJMN," tanyanya.(lasman simanjuntak)

Teks Foto :
 Heri Eko Purwanto, Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR didampingi Dedy Permadi,Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan, Lukman Hakim, Direktur Rumah Khusus,Hardi Simamora, Direktur Rumah Swadaya,dan Irmayanti,Direktur Rumah Umum dan Rumah Komersial kepada wartawan di Jakarta,Senin pagi (30/11/2015), menjelaskan mengenai pelelangan  dini sebanyak 1.057 paket dari berbagai satker di lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan , Kementerian PUPR senilai Rp 6,4 triliun. Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)








eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini