breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Pengamanan Pangan Saat Kemarau, Mentan Panen Padi di Lahan Rawa

Share This


news

HSU, KALSEL,BeritaRayaOnline,- – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, lakukan panen padi di Hambuku Hulu, Alabio, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Jumat  (2/10/2015). Alabio merupakan kabupaten yang memiliki lahan rawa lebak dengan luasan 6.000 ha. Pada kondisi normal dapat ditanami sekitar 2.600 ha. 

Namun, pada kemarau panjang seperti saat ini malah menjadi naik 33 % atau sekitar 4.023 yang dapat ditanami. Terdapat pertambahan luas tanam sebesar 1.423 ha.

“Ada rahmat yang datang disaat Indonesia dilanda kekeringan akibat kemarau” ungkap Mentan pada sambutannya di depan masyarakat Alabio.

Potensi kontribusi lahan rawa terhadap produksi beras nasional sebanyak 6-8 juta ton dengan tingkat produktivitas 4-5 ton per ha. Salah satu jenis lahan rawa lebak seperti di Alabio ini merupakan lahan yang dinamika muka airnya sangat bergantung pada permukaan air sungai selaras dengan dinamika curah hujan. 

Pada kondisi kemarau panjang atau el nino dan tinggi genangan pada lahan tersebut semakin surut, menyebabkan lahan potensial untuk pengembangan pertanian semakin luas.

Mentan sebutkan luas rawa lebak memiliki kontribusi positif terhadap stok nasional.

“Secara nasional terdapat 13-14 juta ha, berpotensi untuk pertanian 8 juta ha. Pada saat kemarau panjang, pertambahan luas tanam mencapai 0,256 juta ha yang tersebar diberbagai daerah. Sehingga total luas tanam sebanyak 0,82 juta ha,” jelas Mentan

Saat ini lahan sawah siap panen di Alabio ada sekitar 540 ha dengan perkiraan panen bertahap dari akhir September hingga pertengahan Oktober 2015. Lahan sawah siap panen meliputi desa Hambuku Hulu, Hambuku raya dan Hambuku Pasar.

Pada kesempatan tersebut Mentan juga kunjungi polder Alabio yang dapat mengairi 6.000 ha. Mendapati permasalahan yang dialami oleh petugas pengairan, Mentan langsung tetapkan untuk memperbaiki tanggul guna memaksimalkan irigasi.

“Tanggul ini harus diperbaiki, dana 50 milyar, bisa mulai bulan ini realisasinya,” ujar Mentan.(www.deptan.go.id/lasman simanjuntak)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama