breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Mentan Tinjau Bendungan dan Irigasi Polder Alabio di Kab.HSU Kalsel

Share This

Hulu Sungai Utara ,BeritaRayaOnline,Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  meninjau bangunan bendungan irigasi atau pompa polder alabio  di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kakimantan Selatan Jumat pagi (2/10/2015).

Polder adalah sistem pengelolaan rawa lebak atau model rancang bangun kawasan penampungan (catchment basin) dengan pembuatan tanggul keliling yang didukung seperangkat bangunanpembantu antara lain stasiun pompa inlet dan outlet, saluran pembagi air, saluran suplesi irigasi, saluran drainase, jembatan-jembatan sebagai jalan, gorong-gorong dan pintu-pintu air (klep, flapgate, stoplog).

Polder Alabio berada di Kab.HSU (Kalsel) meliputi empat kecamatan yaitu Kec.Babirik, Kec.Tabukan, Kec.Sungai Pandan, dan Kec.Danau Panggang, serta dilintasi tiga sungai yakni Sungai Alabio, Kalumpang, dan Sungai Negara merupakan sub DAS Barito. Luas keseluruhan Polder Alabio 6.400 hektar.

Pintu inlet terletak di Desa Sungai Mahar (Alabio) dilengkapi 5 unit pompa dengan kekuatan masing-masing 6000 liter/detik dan pintu outlet terletak di Desa Danau Panggang (Kalumpang) juga dilengkapi 5 unit pompa dengan kekuatan masing-masing 12.000 liter/detik.

Intensitas dan kuantitas pembuangan air belum dapat secara optimal karena belum semua tanggul tertutup. Selain itu, sekitar oulet terdapat permukiman masyarakat yang keberatan karena limpasan air pembuangan dapat meninggikan genangan di permukiman. Potensi dan peluang Polder Alabio menunjukkan apabila 60 % dari 6000 Ha dapat ditanami padi dua kali (IP 200) dengan produktivitas 4,6-5,0 t GKG/ha/musim, maka diperoleh tambahan hasil 35-40 ribu t GKG/tahun. (lasman simanjuntak)

Foto-foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline






«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama