Ads


» » » Mentan Andi Amran Sulaiman : Stok Beras Sampai Hari Ini Aman !

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Rektor IPB  Herry Suhardyanto,Minggu pagi (27/9/2015) mengecek langsung persiapan panen raya padi varietas IPB 3-S dan IPB 4-S oleh Presiden Jokowi di Desa Cikarang, KecamatanCilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaonline).

Karawang, BeritaRayaOnline,-"ke depan kita akan sempurnakan tata niaganya supaya padi dari petani dapat diserap Bulog untuk stabilkan harga. Stok beras sampai hari ini aman.Yang jelas kita terus kerja...kerja...dan kerja...," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada wartawan seusai melihat langsung persiapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan  panen raya padi varietas IPB 3-S dan IPB 4-S  di Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu pagi (27/5/2015).

Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pada peristiwa El Nino tahun 1998 lalu  -dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit- Indonesia impor beras sebesar 7,1 juta ton.Sedangkan pada peristiwa El Nino tahun 2015 ini-dengan jumlah penduduk yang lebih banyak- Indonesia tidak melakukan impor beras.

"Empat hari lagi genap satu tahun pemerintahan Jokowi-JK dan kondisi kita menghadapi kekeringan serta El Nino,  tetapi  sampai hari ini tak ada impor beras," katanya.

Menyinggung tentang acara hari ini Farmer Field Daya teknologi pertanian dalam upaya optimalisasi produksi padi varietas IPB 3-S dan IPB 4-S, Mentan mengatakan hari ini kita tanam 100 ribu hektar.

"Bahkan tahap pertama kita minta 5000 hektar, lalu ditawar jadi 500 hektar tanam varietas IPB. Tahu depan kalau bisa satu juta hektar. Ini adalah varietas baru  sudah terbukti dapat meningkatkan produksi tertinggi yang dicapai 10,4 ton per hektar," jelasnya.

Dikatakan lagi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kita harus lebih memperhatikan kesejahteraan petani. Soal impor beras lihat ke depannya nanti, kita harus dahulukan petani.

"Intinya kita harus perhatikan para petani, dan petani tak boleh dibiarkan terpuruk," ucapnya. (lasman simanjuntak)




eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini