Ads


» » » Syukur Iwantoro Sidak ke Kandang Ayam Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat


Peternakan ayam Berkah Farm di  Desa Sukalaksana, Kecamatan  Cabangbungin, Kabupaten Bekasi,  Jawa Barat, Minggu malam (23/8/2015) dikunjungi oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian Syukur Iwantoro. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian yang juga mantan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro  melakukan sidak  ke peternakan/kandang ayam  di Desa Sukalaksana, Kecamatan  Cabangbungin,  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu malam ( 23/8/2015).

Pada sidak ini didapati  harga ayam di tingkat peternak sebesar Rp20 ribu per kg bobot ayam hidup. Harga daging ayam di tingkat konsumen seharusnya tak lebih dari Rp30 ribu.

"Kalau di farm itu Rp20 ribu per kg, artinya di tingkat konsumen Rp29-30 per kg itu wajar. Kalau sudah Rp33 ribu, itu sudah cukup mahal. Kalau lampaui itu, berarti ada ketidakwajaran," kata Syukur Iwantoro.

Syukur mencontohkan di Berkah Farm, salah satu peternakan di Bekasi, terdapat 5 kandang ayam di mana satu kandang berisi 5 ribu ayam sehingga total ayam yang dipelihara ada 25 ribu ekor. Di daerah Jabodetabek, ada sekitar 30 kandang ayam. Sehingga diperkirakan jumlah ayam sebanyak 750 ribu ekor. Sementara itu, kebutuhan ayam di Jabodetabek sebanyak 1,4 juta ekor per harinya.

"Kebutuhan ayam di Jabodetabek dipasok dari Subang, Sukabumi, Cikarang, Banten, dan Karawang," kata dia.

Syukur menambahkan bahwa kalau ada pihak yang bermain dalam tingginya harga daging ayam di tingkat konsumen, pihaknya akan menyerahkannya kepada pihak yang berwajib.

"Itu kewenangan dari pihak yang berwajib," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan koordinasi. Hal ini bertujuan agar tak ada pihak yang resah karena kelompok tertentu yang mmpermainkan harga daging ayam.

"Tentunya kami di Kementerian Pertanian, memastikan jaminan pasokan di tingkat peternak," lanjut Syukur. (viva.co.id/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini