Ads


» » » Siapa Bilang Bulog Mengimpor Sapi Siap Potong Melanggar Undang-Undang

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  berkunjung ke perusahaan penggemukan sapi (feedloter) PT.Pasir Tengah Cianjur, Jawa Barat, Jumat siang (14/8/2015). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaaOnline)

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Sebagaimana dilansir berbagai media adanya kelangkaan daging sapi di beberapa pasar dan mengakibatkan kenaikan harga yang tidak wajar. Mengatasi kondisi tersebut Menteri Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk akselerasi suplai daging sapi dengan melakukan pendekatan dengan asosiasi importir, asosiasi peternak dan melakukan sidak ke berbagai perusahaan penggemukan yang diduga menahan stok sapi.

Berdasarkan rapat terbatas dan rapat Menko Perekonomian dan berbagai rapat di lingkup Kementerian Pertanian diputuskan agar pemerintah meningkatkan pasokan daging  sapi melalui operasi pasar dan penugasan kepada BUMN untuk melaksanakan importasi sapi siap potong. 

Sebagai landasan pelaksanaan importasi sapi kepada BUMN adalah Undang-Undang Pangan No. 18 Tahun 2012 pada pasal 36 yang menyatakan bahwa impor pangan hanya dapat dilakukan apabila produksi pangan dalam negeri tidak mencukupi dan/atau tidak dapat diproduksi di dalam negeri.

Serta pasal 37 yang menyatakan bahwa impor pangan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri wajib memenuhi persyaratan keamanan, mutu dan gizi pangan. Ketentuan ini dijabarkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 108/Permentan/PD.410/9/2014 tentang Pemasukan Sapi Bakalan, Sapi Indukan dan Sapi Siap Potong, juncto Peraturan Menteri Pertanian Nomor 42/Permentan/PP.040/7/2014, yang diatur bahwa pemasukan sapi siap potong dilakukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di dalam negeri, dan dilakukan dalam rangka stabilisasi pasokan. 

Dengan demikian kebijakan pemerintah untuk mengatasi gejolak daging melalui penugasan kepada Bulog/BUMN lain telah sesuai dengan peraturan per Undang-Undangan yang berlaku.(siaran pers humas kementan/lasman simanjuntak)




eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini