Ads


» » » Kepala Litbang Pertanian : Indonesia Punya 34 Juta Hektar Lahan Rawa

Jakarta,BeritaRayaOnline,- In­do­nesia punya 34 juta hektar lebih lahan rawa yang bisa menjadi tambahan area pertanian khususnya persawahan padi. Saat ini, persawahan padi hanya 9 juta hektar dan tidak seluruhnya bisa dimanfaatkan maksimal.

Kepala Balitbangtan Ke­men­terian Pertanian Muham­mad Syakir mengatakan, dari 34,4 juta hektar lahan rawa itu, tersebar di 17 provinsi. Pa­lembang, Banjarmasin, Pa­langkaraya, Pontianak, Pe­kanbaru, dan Jambi merupa­kan kota-kota besar yang tum­buh dan berkembang ka­re­na agroekosistem lahan rawa.

Dari 34,3 juta hektar la­han rawa, sekitar 19,99 juta hektar (57,24%) merupakan lahan potensial untuk pertanian baik pada lahan APL (area penggunaan lain) maupun pada kawasan hutan produksi (HP) dan hutan produksi konversi (HPK).

“Sisanya sekitar 14,93 ju­ta hektar tidak potensial un­tuk pertanian yang sebagian besar terdapat di kawasan hu­tan,” katanya di kantor Kementan, Selasa (30/6/2015) seperti dikutip dari HU.Suara Karya, Rabu (1/7/2015).

Berdasarkan hasil analisis po­tensi lahan, sekitar 3,17 juta hektar (15,84%) potensial un­tuk tanaman hortikultura da­tar­an rendah (sayuran dan bu­ah-buahan) dan atau tanaman tahunan (kelapa sawit, karet), dan se­kitar 1,84 juta hektar (9,2%) potensial untuk tanaman tahunan pada lahan gambut.

Syakir mengungkapkan, keunggulan lahan rawa sebagai lumbung pangan di mu­sim kemarau dan masa de­pan antara lain air ber­limpah, lahan cepat pulih karena ter­sedia air, saluran air ber­fung­si sebagai sarana transpor­tasi, 90% berada di dataran ren­dah dan produksi pada September-Desember saat defisit beras. “Selain itu, la­han rawa lebih tahan terha­dap perubahan iklim, dan hasil biji-bijiannya lebih kaya zat hara,” katanya. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini