Ads


» » » Spudnik Sujono : Ditjen Hortikultura dan Perum Bulog Rencana Operasi Pasar di 12 Titik Sampai Lebaran !

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian ,Spudnik Sujono, diwawancarai reporter Bloomberg TV di sela-sela kunjungan DPR RI ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa pagi (16/6/2015). (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono mengatakan pihaknya bersama Perum Bulog merencanakan operasi pasar di 12 titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya."Langsung dilakukan penjualan bawang merah seharga Rp 17 ribu per kilogram, terutama para ibu-ibu rumah tangga. Ini action sampai Hari Raya Lebaran,"ucapnya.

Kepada wartawan BeritaRayaOnline di sela-sela menunggu kedatangan rombongan Ketua dan Wakil Ketua DPR RI dalam kunker di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2015), Dirjen Hortikultura, Kementan, mengatakan lagi Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Perum Bulog telah diminta untuk menjaga stabilitas harga selama bulan Ramadhan dan jelang Lebaran 2015 ini.

"Kementerian Pertanian akan menjaga stok pangan. Saya dan Bulog rencana operasi pasar di 12 titik di Jakarta.Langsung penjualan bawang merah Rp 17 ribu per kilogram kepada ibu-ibu rumah tangga. Ini merupakan action sampai Lebaran," katanya.

Menurutnya, selama bulan Ramadhan dan jelang Lebaran 2015 ini supplai dan demand terus dijaga. Jika produksi bawang merah bisa "tembus" 98 ribu ton, dan puncak panen bawang merah di Brebes bulan Juli mendatang sebesar 140 ribu ton."Kita sudah aman. Tak perlu impor bawang merah.Kemarin kami sudah ke Brebes, puncak panen bulan Juli nanti. Impor merupakan alternatif terakhir,"tegasnya.

Ditanya harga cabai, Spudnik Sujono mengatakan produksi masih bagus. Harga cabai rawit Rp 75 ribu per kilogram, cabai besar Rp 100 ribu per kilogram."Kebutuhan cabai sebesar 90 ribu ton. Kami antisipasi Oktober dan November sudah panen. Sebenarnya cabai rawit bisa ditanam di pekarangan rumah, selalu kita sosialisasikan. Cabai rawit paling gampang menanamnya. Di samping kita melakukan penguatan daerah-daerah dan sentra-sentra," ucapnya.

Benih Bawang Merah

Sebelumnya Direktur Jenderal Hortikultura, Spudnik Sujono  telah menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menjaga suplai dan mencari lahan baru guna mengembangkan benih bawang merah.Benih ini jadi problem, tahun 2016 mendatang berharap tidak ada impor benih bawang merah.

"Saat ini impor benih termasuk benih bawaang merah sudah diajukan oleh sejumlah asosiasi. Namun, kami belum memberikan rekomendasi pemberian benih tersebut.Saya belum lama di sini. Belum berani lakukan apa-apa soal benih ini. Harus koordinasi dulu dengan semua pihak," ujarnya.

Spudnik mengatakan impor benih saat ini sudah berjalan berdasarkan rekomendasi dari dirjen sebelumnya. "Dirjen sebelum saya sudah keluarkan izin. Baru 500-an ton," jelasnya.

Pihaknya, lanjutnya, fokus pada peningkatan produksi bawang merah dan cabai di Tanah Air.Hingga akhir tahun ini, Kementerian Pertanian menargetkan penambahan areal tanam bawang merah seluas 800 hektar di Bima dan 200 hektar di Tapin. Berdasarkan perhitungan realisasi kebutuhan dan produksi pada komoditas bawang merah dan cabai, stok Juni-Agustus 2015 aman.

"Tidak terjadi defisit atau kekurangan.Kondisi itu didukung informasi adanya panen bawang merah pada minggu ketiga Juni atau awal Puasa 2015 yakni di sentra utama seperti Brebes, Nganjuk, dan Bima. Pola produksi dan kebutuhan bawang merah dan cabai dari tahun ke tahun menunjukkan tren yang sama termasuk periode Juni-Agustus setiap tahunnya," katanya.

Spudnik Sujono menambahkan kebutuhan cabai besar pada Juni-Agustus 2015 masing-masing diperkirakan mencapai 98.931 ton, 97.231 ton, dan 92.459 ton. Sedangkan kebutuhan cabai rawit masing-masing diperkirakan mencapai 73.748 ton, 72.480 ton, dan 68.923 ton.Pada periode yang sama, kebutuhan bawang merah diprediksi mencapai 84.505 ton, 82.483ton, dan 79.198 ton. (dbs/lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini