Ads


» » » Mentan: Ini Luar Biasa, Ada Tambahan Produksi 100 Ribu Ton Senilai Rp 500 Miliar di Kabupaten Grobogan

Dialog Bersama Kelompok Tani : Dalam kunjungan kerja sehari untuk mengantisipasi kekeringan pada areal sawah di Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2015), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan dialog langsung dengan kelompok tani, para petani, dan mahasiswa. Tampak dalam gambar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Pati sedang berdialog di teras Makam Ki Ageng Darmo Yono, di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati yang areal sawahnya alami kekeringan seluas 300 hektar. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Grobogan, BeritaRayaOnline,-"Saya terkesan dengan gerakan turun ke sawah baik bupati, dandim, kapolres, anggota dprd, anggota dpd, babinsa, dan bimas.Betul-betul sinergi menaikkan produksi padi dan tambah tanam.Contohnya, tambah tanam di Kabupaten Grobogan sebagai lumbung pangan Provinsi Jawa Tengah sebesar 100 ribu untuk satu kabupaten yang nilainya Rp 500 miliar.Ini bisa dinikmati langsung para petani, sehingga ada kebersaman. Selagi lagi saya katakan, saya sangat terkesan seluruh stakeholder turun ke sawah," jawab Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan wajah sumringah ketika ditanya wartawan kesan-kesannya mengunjungi Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, Rabu sore (10/6/2015).

Berbicara kepada wartawan usai meninjau areal persawahan yang mengalami kekeringan di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu sore (10/6/2015),  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Kabupaten Grobogan merupakan lumbung pangannya Provinsi Jawa Tengah.

"Alhamdulilah, Kabupaten Grobogan terbaik di seluruh Indonesia, Oktober-Maret untuk peningkatan produksi padi, bahkan ada tambahan tanamnya seluruh Indonesia. Ada tambahan produksi 100 ribu ton senilai Rp 500 miliar untuk Oktober-Maret.Ini kenaikan luar biasaaa.....," katanya dengan suara bersemangat.

Ditanya lagi mengenai kekeringan, Andi Amran mengatakan Kementerian Pertanian langsung mengantisipasi dengan menurunkan bantuan pompa air, dan tadi airnya sudah pada mengalir.

"Ada 24 pompa air, dan dua minggu lagi jadi 48 pompa air, ditambah lagi bantuan 10 traktor. Kalau seluruh bupati seperti bupati Grobogan, kita support, karena betul-betul beliau turun ke lapangan. Hasilnya sangat....., sangat signifikan," tegasnya dengan nada suara bergembira.

Sedangkan untuk bupati yang tak mencapai target, ia berjanji kalau Oktober-Maret tak tercapai target ( ada 26 bupati di seluruh Indonesia-red)," Kalau Oktober-Maret tak tercapai target, Insya Allah anggarannya kami 'nol-kan'  untuk tahun depan, sementara untuk Kabupaten Grobogan akan kami tambah anggarannya tahun depan.Secara nasional target kita untuk produksi padi naik 3 juta ton dan dibagi seluruh kabupaten di Indonesia," ujarnya.(pulo lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini