Ads


» » » Mentan: Program Upsus Ditujukan Sebagai Upaya Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan

Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan tantangan besar yang harus kita hadapi adalah perekonomian gobal yang sangat dinamis, harga pangan dunia yang sangat fluktuatif, perubahan iklim, dan bencana alam. Di sisi lain berbagai masalah yang perlu kita selesaikan adalah (1) laju konversi lahan yang tinggi, (2) infratsruktur irigasi yang rusak, (3) ketersediaan benih unggul yang masih terbatas, (4) distribusi pupuk yang belum tepat sasaran, (5) keterbatasan akses modal petani serta permasalahan lainnya.

Memberikan kata sambutan pada  Upacara Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke -43 di Jakarta, Senin pagi (22/6/2015), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan dalam menanggulangi permasalahan tersebut maka pada 8 bulan terakhir kita melaksanakan Program Upaya Khusus (UPSUS) yang difokuskan pada tujuh komoditas strategis yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, daging, dan gula.

"Program Upsus ditujukan sebagai upaya percepatan pencapaian swasembada pangan, difokuskan untuk memecahkan permasalahan pokok di lapangan. Program Upsus kali ini berbeda dengan program Upsus yang pernah dilakukan," jelasnya.

Bantuan Alsintan yang kita alokasikan jumlahnya lebih dari 60 ribu unit, perbaikan jaringan irigasi tersier seluas 2,6 juta ha, optimasi lahan dan kegiatan pokok lainnya. Regulasi dan prosedur yang menghambat kita luruskan, antara lain tentang pengadaan barang dan jasa khususnya benih, pupuk, dan alat mesin pertanian. Kita lakukan kerjasama pendampingan dan pengawalan dengan berbagai instansi terkait dan masyarakat dengan melibatkan penyuluh swadaya, mahasiswa, babinsa, jajaran organik TNI-AD, serta BPKP, kejaksaaan, dan kepolisian. Semua bentuk kerjasama ini ditujukan agar pelaksanaan kegiatan program Upsus berjalan efektif, disiplin tinggi, dan bebas KKN.

Sebagai kemajuan sementara program Upsus dalam tujuh bulan terakhir antara lain adalah meningkatkan produksi padi 2,6 juta ton GKG, realisasi penyaluran pupuk meningkat 264,6 ribu ton, realisasi perbaikan jaringan irigasi tersier lebih dari 1 juta ha, realisasi optimasi lahan 294 ribu ha, realisasi bantuan traktor lebih dari 26 ribu unit.

"Namun capaian itu masih belum sepenuhnya sebagaimana yang saya harapkan. Kepada pejabat daerah dan pejabat lingkup Kementerian Pertanian yang kinerjanya masih rendah dibandingkan target, saya mintakan komitmen dan kerja keras saudara-saudara yang lebih tinggi lagi. Kita harus mampu sukseskan swasembada pangan dan kesejahteraan petani," pesan Mentan.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan lagi dengan semangat Hari Krida Pertanian (HKP) ke-43, saya mengajak kita semua untuk menggelorakan semangat segenap komponen masyarakat agar kedaulatan pangan mamu menjadi kebanggaan rakyat dan jati diri bangsa dalam membangun ekonomi nasional yang maju dan sejahtera. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini