Ads


» » Mentan Andi Amran Sulaiman : Pejabat Eselon III Litbang Pertanian Wajib Mendaftar Lelang Jabatan !

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Bogor, BeritaRayaOnline,- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada pembukaan acara  Rapat Kerja (Raker) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian di Cimanggu, Bogor, Jumat (5/6/2015) mengatakan bahwa  kemarin di Kementerian Pertanian baru ada pergantian pejabat eselon satu.

"Bukan kami yang mengganti, tetapi sistem.Sistem yang mengganti. Itu biasa. Kami berjanji tekad kami membangun sistem di Kementerian Pertanian.Mereka sendiri yang mengganti, bukan Mentan yang mengganti," tegasnya di hadapan sekitar 400 peserta raker bertemakan " Sinkronisasi program Litbang Dalam Rangka Mendukung Akselerasi Pencapaian Swasembada Pangan".

Dikatakan Mentan, nanti akan ada lagi lelang jabatan.Para pejabat eselon III di Balitbang Pertanian wajib mendaftar, karena jabatan terbatas, tetapi permintaan sangat banyak.

"Eselon III Litbang Pertanian wajib mendaftar ya....Kemarin ada yang bilang, bahkan ada yang meragukan, apa benar Mentan lelang beneran.Ah, itu sudah diatur.Setelah selesai lelang, dia diprediksi dulu.Ternyata ronde satu sudah jatuh. Lalu telepon saya, Pak Mentan...aku berdosa sama  bapak. Terus kami bertemu dan bersalaman di suatu hotel.Pak Mentan minta maaf ya. Kami pikir sudah ditetapkan jadi Dirjen.Saya salah mendaftar.Itulah kalau berfikir negatif," cerita Andi Amran Sulaiman.

"Percaya  bapak dan ibu..Kalau nanti ada yang dengar bahwa ada yang 'cacat' yang terpilih dari hasil lelang jabatan, atau ada pejabat yang 'dititip', Insya Allah akan kami copot saat ini juga. Kami akan copot kembali," janji Mentan.

Jadi ke depan, lanjut Mentan, ada 10 pejabat eselon dua yang akan dilelang. Untuk pejabat eselon tiga, kepala litbang tolong diberitahu pejabat eselon tiga wajib mendaftar."Karena biasanya yang bagus kerjanya malu mendaftar, tetapi yang nomer satu mendaftar itu yang tidak bagus kerjanya." katanya langsung disambut tawa meriah para peserta raker.

"Saya ini pernah jadi pegawai 15 tahun.Pernah ikut lelang mencapai jabatan puncak. Kami tidak pernah mendaftar, dipaksa. Hei..Amran...? (kata atasannya saat itu-red) ayo mendaftar. Aduh, Pak, kami ini masih usia muda, mendaftar, enggak usah deh. Saya ini pernah naik pangkat empat kali dalam enam tahun, sampai bingung atasan saya saat itu. Beliau bilang, pekerjaan apa lagi yang harus diberikan kepada Pak Amran. Kadang kami tanya pada atasan, Pak..masih ada kerjaan lagi enggak ?Ini terlalu ringan kami dikasih pekerjaan seperti ini," cerita Mentan dengan suara bangga.

" Tetapi sekarang ini terbalik.Belum dikasih, baru diberitahu tugasnya, sudah mengeluh.Yang bisa menyelesaikan di pertanian adalah kemauan dan kerja keras.Orang pintar di Litbang Pertanian itu luar biasa. Biasanya yang paling banyak ceritanya, mengkritik, dan menilai orang lain itu kurang kerjanya. Contoh, penonton sepak bola.Maradona selalu disalahkan, sedikit aja salahnya, langsung dikritik. Padahal penonton tersebut begitu dikasih bola, nendang bola aja tak bisa ha...ha...ha....".
(pulo lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini