Ads


» » » Memasuki Musim Kemarau Lahan Pertanian di Indonesia Berpotensi Kekeringan


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman , Rabu (10/6/2015) , mengunjungi areal persawahan yang telah mengalami kekeringan sejak 31 Mei 2015 lalu. Tampak Mentan usai melihat saluran air yang menggunakan pompa air untuk mengairi sawah di Desa Klitih, Kecamatan Karang Tengah dan Desa Temurasa, di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)
Demak, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui setiap masuk musim kemarau lahan pertanian di Indonesia berpotensi kekeringan.Oleh karena itu perlu diantisipasi segera misalnya dengan menyediakan bantuan pompa air untuk mengairi areal persawahan yang telah mengalami kekeringan.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan usai melakukan peninjauan ke areal persawahan yang mengalami kekeringan sejak 31 Mei 2O15 lalu di Desa Temurasa, Kecamatan Guntur dan Desa Klitih, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu. (1O/6/2O15).

Seluas kurang lebih 198 ribu hektar lahan pertanian di Indonesia saat ini mengalami kekeringan.

"Bahkan 25 ribu hektar diantaranya mengalami gagal panen.Pokoknya Kementerian Pertanian melakukan antisipasi sedini mungkin,"jelasnya.

Bentuk antisipasinya melalui pembangunan waduk,bendungan, dan saluran irigasi.Pemerintah juga mengulirkan bantuan 3O unit pompa air untuk mengairi 96 kabupaten di Indonesia.

Selain normalisasi, lanjut Mentan, diserahkan bantuan 3O pompa air seharga Rp 2O juta per unit untuk membantu pengairan.Khusus Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendapatkan empat pompa air.
(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini