Ads


» » » Balitbang Pertanian akan Kembangkan Lahan Sub Optimal Dukung Swasembada Pangan

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Dr.Ir.Muhammad Syakir, MS. (Foto : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Bogor. BeritaRayaOnline,-Dalam mendukung swasembada pangan ke depannya Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbang) Kementerian Pertanian akan terus mengembangkan lahan sub optimal seperti lahan rawa dan lahan kering.

Demikian dikatakan oleh Dr.Ir.Muhammad Syakir, MS, Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian kepada wartawan di Bogor, Jumat sore (25/6/2015), usai mengikuti Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Pemuliaan dan Genetika Tanaman serta Bidang Pedologi dan Penginderaan Jarak Jauh.

"Ini merupakan momentum yang baik disiplin ilmu dari kedua profesor riset tersebut sangat diperlukan guna mendukung swasembada pangan di Indonesia," ujarnya.

Pertama, kata Dr.Ir.Muhammad Syakir, dari aspek hidrologi lahan pertanian makin terbatas. Oleh karena itu ke depan untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan lahan sub optimal sangat penting.

"Oleh karena itu ilmu pedologi  dapat melihat lebih detil tingkat kesuburan lahan sub optimal yaitu lahan rawa dan lahan kering,"jelasnya.

Kedua, varietas unggul hibrida juga sangat penting, dan akan lebih diintensifkan lagi."Lahan subur akan makin terdesak.Untuk ke depannya Balitbang Pertanian akan canangkan secara besar-besaran untuk menekuni lahan sub optimal ini," kilahnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ((Balitbang) Pertanian, Kementerian Pertanian, Dr.Ir.Muhammad Syakir mengatakan lagi  ke depannya Balitbang akan terus melakukan  pengembangan lima komoditas pangan (padi, jagung, cabai, bawang merah,  tebu, ) pada lahan rawa pasang surut, lahan rawa gambut."Apalagi kelima komoditas ini memerlukan lahan yang subur," selanya.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai Desa Mandiri Benih, ia mengatakan Desa Mandiri Benih sedang berjalan. Balitbang Pertanian telah diberi tugas menjadi pendamping  oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, guna memperoleh teknologi yang efisien dan dapat menguntungkan para petani khususnya untuk lima komoditi pangan seperti padi, jagung, cabai, bawang merah, tebu.

"Lima komoditi yang dicanangkan Mentan termasuk kedelai harus menjadi benih mandiri ke depannya" katanya. (lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini