Ads


» » » Pelepasan Ekspor Jahe Gajah ke Bangladesh Sebesar 30 Ton


Cianjur, BeritaRayaOnline,-Sub Terminal Agribisnis (STA) merupakan sarana pemasaran yang dibangun secara spesifik untuk melayani dan melaksanakan kegiatan distribusi dan pemasaran hasil pertanian petani/pelaku usaha pertanian dari sumber produksi ke lokasi tujuan pemasarannya.



Sehingga dengan dibangunnya STA diharapkan akan menjadi lembaga yang mapan dan mampu mengelola pasokan hasil pertanian yang memenuhi syarat kualitas, kuantitas, kontinuitas dan harga produk hasil pertanian yang pantas diterima baik oleh petani maupun konsumen. 

Demikian sambutan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian, Yusni Emilia Harahap, dalam acara Pelepasan Ekspor Jahe Gajah ke Bangladesh di Cianjur, Senin, (25/5/2015).




Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (Ditjen PPHP) sampai dengan Tahun 2014 telah memfasilitasi sarana dan kelembagaan STA di 66 lokasi yang tersebar di 24 provinsi. Jenis bantuan yang difasilitasi yaitu berupa : bangunan kantor dan perlengkapannya, los penerimaan dan bongkar muat serta kelengkapannya, packing house, sarana distribusi (tempat pengiriman barang, sarana transportasi, ruang promosi), ruang rapat serta kios sarana produksi.


Salah satu STA yang sudah difasilitasi oleh Ditjen PPHP, yaitu STA Cigombong, Cianjur yaitu tahun 2007, 2008, 2012 dan 2014 serta di tahun ini pun mendapat fasilitas sarana dan kelembagaan STA dari kami. Semoga bantuannya dapat dimanfaatkan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh STA.



 "Sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan tadi, bahwa tujuan dibangunnya STA salah satunya sebagai fasilitator dalam pemasaran hasil pertanian, saya menyambut baik dengan kegiatan baru dari STA Cigombong yaitu untuk ekspor Jahe Gajah ke Negara Timur Tengah yaitu ke Bangladesh sebanyak 30 Ton dan malam ini siap untuk diberangkatkan. Ini membuktikan bahwa  STA Cigombong sudah mampu bekerjasama dengan petani/kelompok tani Jahe Gajah di Kabupaten : Cianjur Selatan, Sukabumi dan Bandung dengan eksportir Jahe yaitu PT. Shahzeb Traders, Bandung," katanya.


"Kami sangat bersyukur, karena program STA telah dirasakan manfaatnya oleh para petani dan pelaku usaha," ujar Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP), Kementerian Pertanian, Yusni Emilia Harahap.




Dengan semakin banyaknya fasilitas pemasaran seperti STA ini, maka  akan semakin banyak fasilitas sarana pemasaran bagi petani/kelompok tani/gapoktan sehingga semakin banyak pula produk pertanian nusantara yang terpasarkan(siaran pers humas kementerian pertanian/lasman simanjuntak)
Foto : Humas Kementerian Pertanian




eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini