Ads


» » » Mentan Canangkan 1.000 Desa Mandiri Benih di Merauke

Merauke,BeritaRayaOnline,- – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan Pencanangan  Nasional 1.000 Desa Mandiri Benih untuk kali pertama dalam sejarah Indonesia yang dilakukan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian (Kementan).
 
“Pencanangan ini untuk menyelasaikan salah satu permasalahan utama pertanian, yakni kurangnya ketersediaan dan rendahnya kualitas benih padi yang menyebabkan produksi padi petani stagnan bahkan menurun,” ungkap Mentan Amran di Kampung Waminggap Miraf SP 5, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (10/5/2015).

Selain melakukan Pencanangan  Nasional 1.000 Desa Mandiri Benih, Mentan Amran sekaligus memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) pada 10 kelompok tani yang ada di desa tersebut.
 
Adapun total bantuan alsintan di Provinsi Papua yaitu sebesar 211 unit, dan Kabupaten Merauke mendapat jatah sebanyak 50 unit, kemudian mendapat tambahan sebanyak 50 unit.

Mentan mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Ri Jokowi, Papua akan dijadikan daerah lumbung pangan nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Untuk itu, di Merauke akan dibangun lahan sawah sebesar 1,2 juta hektar selama 3 tahun ke depan oleh pihak swasta dan BUMN.

“Sejalan dengan hal tersebut, kami (Kementerian Pertanian) melangkah lebih cepat untuk daulat benih. Sebab benih itu penting menaikkan produksi padi, sebagai contoh benih baru Inpari 13 produksinya 7,1 ton per hektar dari benih sebelumnya hanya mampu produksi 4 ton per hektar,” kata Mentan. 

Selain itu, lanjut Mentan, di Merauke juga akan dibangun pertanian modern dengan hight technology yakni pertanian dengan penggunaan mekanisasi penuh dan menuju pertanian organik.

Sementara itu, Wakil Bupati Merauke, Sunaryo menyambut penuh gembira kedatangan Menteri Pertanian sehingga pemerintah pusat dapat mendorong Merauke memiliki kontribusi yang cukup mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Menurut Sunaryo, kunjungan Mentan sangat membantu pemerintah daerah untuk menangani kendala yang selama ini dialami petani, dimana pada saat musim hujan pertanian masih terkendala oleh biaya keterlambatan pupuk dan saat musim kemarau lahan tidak bisa ditanam karena terkendala ketersediaan air irigasi. 

Ini perlu disampaikan kepada Pak Menteri, sehingga lewat koordinasi dengan pemerintah pusat, masalah ini segera ditangani menuju Merauke sebagai daerah lumbung pangan nasional,pungkas Sunaryo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Merauke, Sunaryo, Anggota komisi IV DPR RI, Sulaiman Hamzah, dan Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian, Haryono.(humas kementerian pertanian/lsman simanjuntak)

Foto : Humas Kementerian Pertanian

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini