Ads


» » » WHO Ajak Jadikan Keamanan Pangan Sebagai Prioritas !

Temu media mengenai keamanan pangan dalam rangka hari kesehatan se-dunia berlangsung di Kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu pagi (1/4/2015). WHO ajak jadikan keamanan pangan sebagai prioritas, dari ladang ke piring, pastikan makanan aman . (Foto :Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline)

Jakarta,BeritaRayaOnline.Com,- Ancaman pangan tidak aman kian mengkhawatirkan, tidak saja menyebabkan berbagai penyakit dan kematian,  tetapi juga berdampak pada kesejahteraan suatu negara.
 
Untuk itu WHO mengimbau agar negara menjadikan keamanan pangan sebagai prioritas dengan menerapkan kebijakan keamanan pangan yang komprehensif diikuti strategi dan peraturan yang kuat, guna memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman mulai dari ladang hingga ke piring untuk disajikan.
"Perangkat kebijakan itu perlu diterapkan pada seluruh bagian rantai makanan. Ini memerlukan sumberdaya manusia yang terlatih, serta penyebaran informasi dan pemberdayaan konsumen, WHO mengajak negara, pengambil keputusan, petani dan peternak, pengelola pangan, keluarga dan individu untuk menjadikan kemananan pangan sebagai prioritas," kata Direktur Regional WHO untuk kawasan Asia Tenggara, Dr Poonam Khetrapal Singh dalam siaran pers (press release)  yang dibagikan di sela-sela acara Temu Media Keamanan Pangan menyambut Peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2015 setiap 7 April di Kantor Kementerian kesehatan di jakarta, Rabu pagi (1/4/2015).
Diperkirakan, di kawasan Asia Tenggara setiap tahun 700 ribu anak meninggal karena diare, air dan makanan yang tidak aman. Bakteri, virus, parasit, bahan kimia dan zat kontaminan dalam makanan dapat menyebabkan sekitar 200 penyakit, dari diare hingga kanker.
 Selain itu, ancaman baru yang kini muncul seperti perubahan iklim dan dampaknya pada produksi makanan, kontaminasi biologis dan lingkungan, teknologi baru dan penyakit yang penyebarannya melalui makanan, kekebalan anti mikrobial melalui rantai makanan merupakan tantangan dalam menjaga keamanan pangan, sehingga memerlukan upaya pengendalian segera mungkin.
Menurutnya, kebijakan keamanan pangan memerlukan pendekatan multi sektoral, apalagi dengan banyaknya pihak yang terlibat sejak sumber makanan diproduksi hingga tersaji. 
 Pendekatan preventif mesti dilakukan antara lain dengan meningkatkan keamanan dan mutu pangan melalui pola pertanian dan peternakan yang hanya menggunakan bahan kimia dan obat sesuai keperluan, proses penyimpanan, transportasi, penjualan dan pengolahan rumah makan yang baik untuk menjadikan pangan aman dikonsumsi.

Selain itu, keamanan pangan kini mencakup modifikasi genetika dan bahan pangan dengan tambahan mikronutrien dan vitamin, untuk itu perlu menjadi bagian dari program ketahanan pangan atau food security.
WHO menyebutkan dimensi lain dari keamanan pangan adalah jauh dan lamanya makanan dipindahkan dari tempat asalnya ke konsumen melalui berbagai negara dan langkah produksi. Kesalahan penanganan di satu negara dapat mempengaruhi kesehatan konsumen di negara lain, bahkan bisa menjadi pemicu wabah penyakit.
WHO pun mendukung negara-negara untuk mencegah, mendeteksi dan melakukan upaya tanggap terhadap wabah penyakit yang disebabkan makanan, menggunakan Codex Alimentarius, kumpulan standar, panduan dan aturan pangan internasional.
Dokumen tersebut mengatur kebersihan dan mutu gizi, norma atau aturan mikrobiologi, bahan tambahan pangan (food Additives), residu pestisida dan obat ternak, kontaminan, pelabelan dan presentasi metode untuk sampling dan analisa risiko, mencakup semua makanan dan prosesnya.
Keamanan pangan seharusnyalah menjadi tanggungjawab pemerintah dan semua pihak.
 Hari kesehatan se-Dunia dieringati tanggal 7 April setiap tahun untuk memperingati didirikannya WHO pada 1948. Setiap tahun, tema yang dipilih merupakan isu kesehatan masyarakat yang dianggap sangat penting pada masa itu. Tahun 2015 ini, WHO mengajakdunia menaruh perhatian dan upaya untuk menjadikan makanan lebih aman, dari lading dan peternakan, hingga meja, dan piring kita. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini