Ads


» » » Sikap Profesionalisme Sebagai Bentuk Revolusi Mental

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghadiri konsultasi regional bidang sumber daya air tahun 2015 (9/4/2015) di Sanur, Bali.

  Kehadiran menteri PUPR untuk  memberikan beberapa pesan yang harus diimplemantasikan oleh seluruh jajaran di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Dikatakan Menteri Basuki Hadimoeljono bahwa ada dua hal penting yang harus mulai dilakukan, pertama adalah program. Dikatakan bahwa program harus didasarkan pada aspek pengembangan wilayah, dirigennya adalah kepala badan pengembangan infrastruktur wilayah. Setiap jajaran harus dapat mengimplementasikan rencana tata ruang wilayah yang sudah dibuat, termasuk mana yang diklasifikasikan ke dalam kawasan strategis nasional.

Nantinya, infrastruktur harus masuk pada pengembangan kawasan-kawasan kumuh dan rawan banjir. "Seluruh kegiatan pengendalian banjir akan ada di Ditjen SDA, tidak lagi di Ditjen Cipta Karya. Tidak ada lagi satu bagian yang mengawasi macro drainage ataupun micro drainage. Semua harus satu, harus dibuat clear cut", jelas Menteri PUPR.

"Hal kedua adalah perubahan konsep pola pikir dan profesionalisme yang harus berubah dan mengacu pada sikap revolusi mental. Jangan lagi sudah ada usulan, setelah disetujui, usulan baru di-studi lagi", tegas menteri Basuki. Jika sudah diusulkan dan disetujui, harus segera dilaksanakan, tanpa perlu lagi feasibility study terlebih pada suatu usulan tunggal.

Profesionalisme ditekankan Basuki Hadimoelojono sebagai hal yang mutlak dilaksanakan. Karena masyarakat menuntut hasil yang cepat. Belum lagi,untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,7%, salah satunya memerlukan pilar investasi.  Investasi sangat mengedepankan kesiapan infrastruktur.(nan/dew/idr/puskom publik pupr/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini