Ads


» » » Mentan Percepat Musim Tanam 2015 di Sumatera Selatan


Palembang,BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian RR (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan pencanangan Indeks Pertanaman (IP) 200 dan 300 di Desa Talang Giring, Kecamatan Madang Suko II, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dalam rangka mempercepat musim tanam dan menambah luas tanam padi di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten Banyuasin yang merupakan daerah sentra produksi padi, Senin (20/4/2015).

 Kegiatan pencanangan IP 200 dan 300 ini merupakan program pengembangan irigasi guna menuju 1 juta ton GKP di Sumatera Selatan dalam rangka mensukseskan program Upaya Khusus (UPSUS) swasembada beras nasional tiga tahun ke depan.
 
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  mengapresiasi kegiatan pencanangan IP 200 dan 300 agar OKU Timur dapat menjadi daerah terdepan mendukung swasembada beras nasional.

 Menurut Mentan, peningkatan IP harus didukung oleh perbaikan jaringan irigasi untuk menjamin ketersediaan air, ketersediaan alat mesin pertanian (alsintan) yang cukup, benih dan pupuk. Lebih lanjut, Mentan mengharapkan pada pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian sesuai dengan kebutuhan petani.

“Tolong evaluasi bantuan agar sesuai dengan kebutuhan petani dan jumlahnya pun sesuai yang dibutuhkan oleh daerah” ungkap Mentan pada tim UPSUS Sumatera Selatan.

Luas lahan tanam IP 200 dan 300 di Kabupaten OKU Timur sebesar 6.021 ha dari luas totalnya 10.000 ha dan kekurangannya sedang dalam perbaikan jaringan irigasi. Sebelumnya, IP di OKU Timur hanya sebesar 100.

 Untuk itu, dengan penambahan IP tersebut, OKU Timur diharapkan dapat menghasilkan gabah yang lebih banyak sehingga mendukung pencapaian swasembada beras.

Sementara itu, Bupati OKU Timur, Herman Deru menyampaikan siap mendukung program UPSUS swasembada beras nasional dengan menyumbang 510.370 ton beras tahun 2015 dengan sasaran luas tanam April – Oktober 20115 sebesar 608.933 ha. 

Namun, menurut bupati dalam meningkatkan produksi padi, harus dibarengi dengan jaminan harga panen, perbaikan jalan usaha tani dan irigasi.

 “Untuk itu, kami minta pada Bapak Menteri Pertanian agar bisa menambah jumlah bantuan untuk OKU Timur sehingga tidak ada lagi impor beras. Sebab, OKU Timur merupakan daerah penyangga pangan di Sumatera Selatan” jelas bupati.

Menanggapi hal ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan pada OKU Timur berupa handtraktor 280 unit, perbaikan jaringan irigasi sebesar 1.500 ha, combain harvester, transplanter, alat perontok jagung, dan pompa air. Menteri Pertanian menjanjikan akan memberian tambahan bantuan apabila pelaksanaan IP 200 dan 300 berjalan dengan sukses.

 “Jika pelaksanaan IP 200 dan 300 berjalan dengan sukses, bantuan akan saya tambah yakni handtraktor sebanyak 206 unit” kata Mentan.

Pada kesempatan ini juga, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan pemantauan harga beras dan pendistribusian pupuk yang sampai ke petani.

 Andi Amran Sulaiman langsung menanyakan kepada Bulog terkait harga gabah, PT. Pertani dan PT SHS terkait penyaluran benih, PT Pusri terkait ketersediaan dan penyaluran pupuk, dan TNI sebagai pengawal program UPSUS. Kemudian, menyempatkan waktu untuk berdialog dengan petani, penyuluh dan stekholder. Menteri Pertanian meminta kepada petani agar siap melaksanakan IP 200 dan 300.

Hadir dalam kegiatan ini yakni Pangdam II Sriwijaya, Bupati OKU Timur, Bupati Banyuasin, dan Asisten Daerah II Provinsi Sumatera Selatan, SKPD bidang pertanian Provinsi Sumatera Selatan.( humas kementerian pertanian/pulo lasman simanjuntak)

foto-foto : humas kementerian pertanian


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini