Ads


» » » Menkes: Program NS Diluncurkan Sebagai Salah Satu Prioritas Kunci Kemenkes Lima Tahun ke Depan

Foto-foto /Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline

Jakarta,BeritaRayaOnline,Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pada acara penandatanganan surat pernyataan komitmen antara Menkes dengan 48 bupati/walikota di daerah perbatasan di Jakarta,Rabu pagi (25/3/2O14) mengatakan Kemenkes meluncurkan Program Nusantara Sehat (NS).

"Program ini diluncurkan sebagai salah satu prioritas kunci Kemenkes selama lima tahun ke depan.Program NS adalah program penguatan pelayanan kesehatan primer yang fokus pada upaya promotif, preventif, dengan berbasis pada tim," katanya.

Menurut Menkes Nila F Moeloek intervensi berbasis pada fasilitas layanan kesehatan ini merupakan suatu terobosan karena tim-tim ditempatkan langsung di wilayah-wilayah terpencil dimana suatu sistem kegiatan bisnis akan dikembangkan di puskesmas terpencil tersebut.

Tujuan utama program NS adalah mewujudkan layanan kesehatan primer yang dapat dijangkau oleh setiap anggota masyarakat, terutama oleh mereka yang berada di wilayah-wilayah terpencil di berbagai pelosok nusantara.

Tim NS adalah para tenaga profesional kesehatan dengan latar belakang medis seperti dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik,tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian yang berusia di bawah 3O tahun.

Besaran gaji/insentif bagi tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim (team based) adalah sebessar Rp 7.85O.OOO untuk dokter umum dan dokter gigi, sedangkan untuk bidan/perawat/tenaga kesehatan lingkungan/tenaga gizi/ahli teknologi laboratorium medik,/tenaga kefarmasian/tenaga kesehatan masyarakat Rp 4.4OO.OOO.Besaran gaji/insentif tenaga kesehatan penugasan khusus berbasis tim (team based) dalam mendukung program Nusantara Kesehatan ditetapkan oleh Menteri Kesehatan atas persetujuan Menteri Keuangan.

"Tim pertama NS akan mulai bertugas pada 29 April 2O15 hingga dua tahun ke depan.Proses perekrutan telah dilakukan secara online dan direct assessment.Proses seleksi calon berdasarkan resume, tes tertulis, wawancara tatap muka, tes psikologi serta fokus group discussion atau FGD untuk menilai individu dalam dinamika kelompok.Bagi perserta yang telah lulus seleksi akan diberi pelatihan dan pembekalan oleh Pusdiklat aparatur Kemenkes bekerja sama dengan Armabar, Fakultas Kedokteran UI, RSCM serta puskesmas," ujar Menkes.

Pada 2O15 lokus program NS direncanakan di puskesmas kecamatan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga baik di darat dan laut di 48 kabupaten/kota pada 15 provinsi yaitu Aceh,Sumut,Riau,Kepri,Bengkulu,NTT, Kalbar, Kaltim, Kaltara, Sulut, Sulteng, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini