Ads


» » » Kementerian PUPR Serahkan Aset ke 31 Kabupaten dan Kota

Jakarta,BeritaRayaOnline,Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menghibahkan aset Barang Milik Negara (BMN) bidang infrastruktur permukiman kepada pemerintah daerah.Infrasruktur tersebut terdiri dari sektor pengembangan air minum, pengembangan penyehatan lingkungan permukiman (PPLP), pengembangan permukiman dan sektor penataan bangunan dan lingkungan.Aset tersebut dibangun pada 2OO8-2O13 dengan nilai total Rp 1O4,4 miliar.

"Dengan diserahkannya aset BMN ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diharapkan akan lebih mudah dalam pemeliharaan dan pengelolaannya," kata Plt.Sekjen Kementerian PUPR, Taufik Widjoyono saat memberi sambutan pada acara penandatanganan naskah hibah dan beruta acara serah terima barang milik negara (BMN) antara Kementerian PUPR dengan pemerintah kabupayten/kota di Jakarta,Rabu siang (25/3/2O15).

Di sektor pengembangan air minum aset yang diserahterimakan senilai Rp 6,4 miliar antara lain kepada Pemkab Bintan berupa jaringan pipa distribusi, Pemkab Belitung Timur berupa jaringan pipa, dan Pemkab Ogam Komering Ulu (OKU) Timur berupa jaringan induk distribusi air minum.
Di sektor PPLP aset senilai Rp 34,7 miliar dihibahkan kepada 15 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Maluku, dan Jawa Barat.Aset berupa crawler tractor, truck sampah, bulldozer, wheel excavator, instalasi pengolahan sampah organik dan saluran drainase.

"Aset bidang PPLP tersebut dapat meningkatkan kinerja pengoperasian TPA sampah menjadi proses lahan urug terkendali atau lahan urug saniter," ujar Plt.Dirjen Cipta Karya, Imam S Ernawi.

Di sektor pengembangan Permukiman, Kementerian PUPR menghibahkan 11 aset berupa jalan desa kepada pemerintah kota Makassar, Pemkab luwu, dan Pemkab Maros.Infrastruktir ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman kumuh dan menciptakan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan serta memenuhi kenutuhan infrastruktur dasar perdesaan.

Di sektor penataan bangunan dan lingkungan, Kementerian PUPR menghibahkan aset kepada 1o kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, dan Papua.Aset yang dihibahkan berupa prasarana dan sarana dasar (PSD) penataan dan revitalisasi kawasan, PSD tradisionial bersejarah, dan penataan ruang terbuka hijau.

"Sasaran dan kegiatan ini adalah mengembalikan fungsi kawasan yang telah mengalami degradasi sejingga dapat meningkatkan nilai tambah kawasan permukimannya dan menjadi bagian penting dalam pengembangan kota secara keseluruhan," ujar Imam.

Imam S Ernawi minta dengan dihibahkannya BMN Kementerian PUPR ini, maka pemerintah provinsi/kabupaten/jkota berkewajiban mencatat BMN tersebut sebagai aset Barang Milik Daerah (BMD) pemerintah provinsi/kabupaten/kota.Memperbaiki, memelihara dan mengoperasikan termasuk melakukan perawatan dengan biaya dari APBD pemerintah

provinsi/kabupaten/kota."Hendaklah kita bersama-sama menjaga dan memelihara aset negara yang telah dibangun demi kebailan dan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat," pinta Plt.Dirjen Cipta Karya Imam S.Ernawi.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini