Ads


» » Dirjen PSP Soal Bantuan Traktor : " Karena Administrasinya Belum Lengkap, Barang Ditahan Disitu Dulu!"

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Pemerintah sudah membagikan sebagian dari traktor yang disiapkan untuk dibagikan kepada petani sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta sudah disahkan melalui APBN-Perubahan 2015. Sementara untuk daerah tertentu seperti di Ponorogo, Jawa Timur belum terditribusikan secara lengkap demi melengkapi administrasinya. 

Hal itu diungkapkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (PSP Kementan) Sumardjo Gatot Irianto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis lalu, (26/3/2015). 

Menurutnya, Kementan sama sekali tidak menarik traktor yang ingin dibagikan kepada petani di Ponorogo seperti yang muncul di pemberitaan media massa selama ini. 

Yang sebenarnya terjadi adalah proses distribusi yang belum bisa dilakukan. Ini karena proses administrasi serah terima harus dilakukan. Hal itu memang diatur di dalam aturan perundangan-undangan yang berlaku seperti di UU Administrasi Pemerintahan.

 ”Karena administrasinya belum lengkap, maka barangnya juga ditahan dulu di situ," jelasnya.

"Jadi sama sekali tak ditarik atau dibawa. Itu pasti akan diserahkan ke petani,” kata Gatot.

 Dia menjamin b para petani pasti akan mendapatkan traktor tersebut. Sebab pihaknya memang sudah membeli traktor untuk dibagikan kepada petani sesuai arahan dari presiden. Penegasan itu tentu membantah tudingan sejumlah anggota Komisi IV DPR RI yang menyatakan bahwa Gatot ternyata hanya meminjam traktor, tapi tak pernah membeli traktor untuk dibagikan ke petani.(dbs/lasman simanjuntak)


JAKARTA - Pemerintah sudah membagikan sebagian dari traktor yang disiapkan untuk dibagikan kepada petani sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta sudah disahkan melalui APBN-Perubahan 2015. Sementara untuk daerah tertentu seperti di Ponorogo, Jawa Timur belum terditribusikan secara lengkap demi melengkapi administrasinya.
Hal itu diungkapkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (PSP Kementan) Sumardjo Gatot Irianto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (26/3). Menurut dia, Kementan sama sekali tidak menarik traktor yang ingin dibagikan kepada petani di Ponorogo seperti yang muncul di pemberitaan media massa selama ini.
Yang sebenarnya terjadi adalah proses distribusi yang belum bisa dilakukan. Ini karena proses administrasi serah terima harus dilakukan. Hal itu memang diatur di dalam aturan perundangan-undangan yang berlaku seperti di UU Administrasi Pemerintahan. ”Karena administrasinya belum lengkap, maka barangnya juga ditahan dulu di situ.
Jadi sama sekali tak ditarik atau dibawa. Itu pasti akan diserahkan ke petani,” kata Gatot. Dia menjamin bahwa para petani pasti akan mendapatkan traktor tersebut. Sebab pihaknya memang sudah membeli traktor untuk dibagikan kepada petani sesuai arahan dari presiden. Penegasan itu tentu membantah tudingan sejumlah anggota Komisi IV DPR RI yang menyatakan bahwa Gatot ternyata hanya meminjam traktor, tapi tak pernah membeli traktor untuk dibagikan ke petani.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/kementan-bantah-tarik-traktor.html#sthash.e0Qzp7Zt.dpuf


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini