Ads


» » » Dirjen BUK Kemenkes : Dengan Adanya RS Rujukan Regional, Pasien Tidak Perlu Jauh-Jauh Dirujuk !

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pelayanan kesehatan kini tidak lagi terpusat di rumah sakit atau fasilitas kesehatan (faskes) tingkat lanjutan, melainkan harus dilakukan secara berjenjang sesuai dengan kebutuhan medis.

Namun dalam pelaksanannya, sistem ini memang belum berjalan optimal. Akibatnya, terjadi penumpukan pasien di rumah sakit (RS) rujukan provinsi, misalnya yang terjadi di RSCM Jakarta.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemkes) saat ini tengah menyiapkan 110 RS rujukan regional, sehingga nantinya pasien yang tidak dapat ditangani di layanan primer atau sekunder tidak perlu langsung dirujuk ke provinsi.

"Dengan adanya rumah sakit rujukan regional, pasien juga tidak perlu jauh-jauh dirujuk," ujar Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemkes, Akmal Taher di acara diskusi media mengenai "Pola Rujukan Berjenjang dan Pembayaran BPJS Kesehatan kepada Provider” di Gedung BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (26/32015), seperti dikutip dari www.beritasatu.com, Jumat (27/6/2015).

Rumah sakit yang nantinya akan menjadi rujukan regional adalah RS Pemerintah tipe B. Namun, saat ini masih ada 40 RS tipe C yang akan terus dikembangkan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan bisa meningkat menjadi kelas B.

"Setiap rumah sakit kami berikan bantuan dana Rp 18 miliar untuk mengembangkan layanan sesuai kebutuhan. Ditargetkan lima tahun ke depan semuanya sudah menjadi tipe B," ujarnya.
Peningkatan pelayanan tersebut termasuk juga menambah layanan spesialis sedikitnya 13 dan sub spesialis minimal empat.

"Dengan penambahan ini, layanan di rumah sakit rujukan regional akan semakin luas dan spesifik," katanya.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini