Ads


» » » Presiden Jokowi Ancam Pedagang Pupuk Nakal

Ngawi, BeritaRayaOnline,- Presiden RI Joko Widodo mengancam kepada pendagang pupuk bersubsidi agar tidak memainkan distribusi pupuk untuk keuntungan pribadi.

"Sekarang jangan ada pengusaha pupuk, khususnya mereka yang mengantongi Delivery Order (DO) berbuat nakal kepada petani. Kalau ada yang demikian pasti akan ditindak tegas," tegas Jokowi di hadapan ribuan petani di Lapangan Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (31/1/2015), seperti dikutip dari www.tribunnews.com, Senin (2/2/2015).

Jokowi menguraikan, mulai Tahun 2015 sistem pengadaan pupuk bersubsidi dan benih dilakukan tanpa melalui proses lelang, melainkan dengan sistem penunjukan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

"Jangan sampai molor distribusinya. Apalagi alasan pupuk langka karena keterlambatan distribusi pupuk. Setiap masuk musim tanam petani harus mendapatkan pupuk, jangan sampai tidak. Kalau petani tidak dapat pupuk, akan merugikan petani," imbuh Jokowi saat menyerahkan 852 hand tracktor dan 377 pompa air secara simbolis kepada 10 perwakilan petani di Lapangan Desa Keras Wetan, Kecaman Bungkal, Kabupaten Ngawi.

Jokowi menyampaikan, selama ini sudah mendengarkan curahan hati (Curhat) petani yang mengeluhkan sistem distribusi pupuk yang karut marut dan masalahan irigasi itu.

"Ini program kami. Jadi kami juga sudah menyiapkan demi suksesnya program kedaulatan (swasembada) pangan secara nasional bakal membagikan 61.000 hand tracktor kepada petani. Kami targetkan program menuju kedaulatan pangan tercapai kurang dari tiga tahun jika masing-masing stakeholder yang membidangi pertanian secara sinergi bisa bekerjasama dengan baik," tegasnya.(pulo lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini