Ads


» » Menteri Pertanian : Saat Ini Ada Sembilan Bantuan untuk Pemerintah Provinsi Jambi

Kota Jambi, BeritaRayaOnline,- Pemprov Provinsi Jambi, melalui program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake ) sejak 2011 telah memberikan 3.409 unit alat dan mesin pertanian. Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kemampuan sosial ekonomi masyarakat miskin.

 Pernyataan ini disampaikan Wagub Jambi H.Fachrori Umar, pada kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, Dr.Ir. Andi Amran Sulaiman,  di Desa Lagan Ulu, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (11/2/2015).
 
Sektor pertanian, kata Wagub merupakan sektor unggulan, karena hampir 57,30% penduduk di Provinsi Jambi menggantung mata pencahariannya pada sektor pertanian. Sektor pertanian juga memberikan kontribusi 29,34% terhadap Produk Domestik regional Bruto Provinsi Jambi.

Menurut Wagub, saat ini di Jambi,  luas lahan yang diperuntukkan sebagai lahan sawah sejumlah 167.623 ha, terbagi menjadi irigasi (28.61%) tadah hujan (25,13%), pasang surut (29,57%) dan Lebak (16,70%). Lahan sawah terluas berada di Kabupaten Tanjab Timur (39,301%), di Muaro Jambi (24,620), dan Kabupaten Kerinci (22,977%).

Berdasarkan angka ramalan produksi padi tahun 2014 sebesar 674.679 ton, meningkat menjadi 1,53% dari tahun 2013. Produksi jagung tahun 2014 sebesar 44.470 ton atau meningkat 73,10% dibanding 2013. Sementara produksi kedelai tahun 2014 diperkirakan 8.087 ton atau meningkat 240,90 persen dibanding tahun 2013.

“Pada tahun 2015 Provinsi Jambi telah menetapkan sasaran produksi padi, jagung dan kedelai masing-masing sebesar 805.806 ton GKG padi, jagung 50,072 ton dan kedelai 13.537 ton dimana terjadi peningkatan sebesar 20% untuk komoditas padi, 13% untuk jagung dan 78% untuk kedelai jika dibandingkan dengan angka ramalah II tahun 2014,” jelas Wagub.

Sementara itu Menteri Pertanian RI, Dr.Ir.Andi Amran Sulaiman, mengatakan  sejumlah irigasi di Indonesia sudah 25 tahun tidak diperbaiki dan rusak. Beban kerusakan selama 25 tahun itu untuk diperbaiki dalam waktu tiga tahun. 

"Kita menargetkan irigasi setiap tahun 1 juta ha, kami sudah memulai dengan bekerjasama dengan petani ,TNI, Kepala Daerah, Penyuluh seluruh stake holder target tahun ini minimal 1,5 juta ha dan anggarannya sudah siap," ujar Menteri Pertanian.

Langkah kedua sebut Mentan, mengubah regulasi yang ternyata selama ini kurang pas, diperbaikan kemudian diterapkan pada pertanian.

Saat ini, Kementrian Pertanian melakukan efisiensi anggaran yang seharusnya dipergunakan untuk perjalanan dinas, hotel dan seminar, pembangunan gedung, anggaran tersebut akan dialihkan untuk biaya irigasi dan Alsintan.

"Sebesar Rp 4,1 triliun akan dipergunakan untuk irigasi seluas 1,5 juta ha dan pembelian traktor sebanyak  6.000 unit," ungkapnya.

Dijelaskan Mentan, saat ini ada 9 item bantuan untuk pemerintah Provinsi Jambi, diantaranya bantuan irigasi untuk 22.150 ha, dan jika dapat diselesaikan dalam waktu 2 bulan akan ditambah dua kali lipat menjadi 40 ribu ha.

Bantuan lain adalah optimasi lahan sekarang yang telah diberikan 7.910 ha, jika selesai akan ditambah 23 ribu ha, Alsintan untuk bantuan benih 25 ribu.

"Hanya satu yang diminta Pemerintah Pusat, yaitu naik produksi jangan dibawah 20%, dan akan kita evaluasi pada bulan Oktober," katanya.

Hadir dikesempatan itu Bupati Tanjab Timur Zumi Zola Zulkifli, Wabup Ambo Tang, Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI Iskandar.MS, Wabup Tanjab Barat, Katamso. (infojambi.com/humasprov/pulo lasman simanjuntak) 

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini