Ads


» » » Menteri Pertanian Lakukan Panen Raya di Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah

Demak, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, melakukan panen raya di Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2015). Hal ini dilakukan untuk mendukung swasembada pangan yang digadang-gadang pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Di lokasi ini, para petani dapat memanen hingga 9 ton per hektare gabah kering. Jumlah ini, meningkat dibading dua tahun lalu yang hanya memproduksi sebanyak 4-5 ton per hektare. 

"Kalau kondisi seperti dapat dipertahanakan, saya yakin sebentar lagi harga beras akan turun dan swasembada pangan terwujud," ujar Andi Amran Sulaiman seperti ditulis beritasatu.com, Selasa (24/2/2015).

Blusukan Menteri Pertanian Demak ini juga memantau harga gabah di tingkat petani dan pengumpul.

"Saya memantau harga gabah di tingkat petani hingga pengumpul berkisar Rp 4.000-5.000 per kilogram. Kenapa harga beras melonjak, saya kira pendistribusian bermasalah," ungkapnya.

Dia menjelaskan, bila harga gabah dikisaran Rp 4.500 per kilo, dengan demikian harga beras di pasaran berada di kisaran Rp 8.000-9.000 per kilogram bila stok beras stabil.

Dia melanjutkan, kenaikan harga beras juga dipicu karena persedian stok padi yang berkurang sementara permintan pasar tinggi. "Saya yakin, bila kondisi panen raya ini dapat dipertahankan, harga beras sebentar lagi turun. Masyarakat diminta bersabar," imbuhnya.

Salah satu petani Desa Dempet, Jamal Khosim, mengatakan dalam satu tahun, dua kali panen padi dan satu kali panen kacang hijau. "Setahun kita memanen padi sebanyak dua kali dan diselingi dengan tanaman palawija yakni kacang hijau," ujar Jamal.

Dia mengatakan, ada kenaikan tingkat pendapatan petani di Desa Dempet ini. "Sejak dua tahun belakangan ini, produksi pertanian kami semakin meningkat. Bulan ini saja, kami dapat memproduksi 9,2 ton gabah kering dalam satu hektare lahan," ungkapnya.

Dia melanjutkan, biaya yang dikeluarkan petani mulai dari pembenihan hingga panen Rp 4 juta per hektare sedangkan, bila panen dengan produksi 9 ton gabah kering mendapat penghasilan bersih Rp 25 juta. "Produksi tahun ada peningkatan pendapatan," imbuhnya.

Panen raya pertama kali di tahun 2015 ini dihadiri Bupati Demak Mochamad Dachrin Said, Kapolres Demak AKBP Raden Setijo HP, Dandim 0716 Demak Lerkol (Inf) Ariyanto, dan pimpinan Muspida Kabupaten Demak. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini