Ads


» » » Mentan Targetkan Kenaikan produksi Satu Juta Ton Gabah Kering di Provinsi Lampung


news

Tanggamus, Lampung, BeritaRayaOnline,- - Meskipun hujan mengguyur deras, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tetap menyapa warga Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus yang telah menunggu kedatangannya. 

Pada kunjungannya kali ini, Mentan menargetkan kenaikan produksi satu juta ton gabah kering di Provinsi Lampung dalam upaya mendukung swasembada pangan.

"Apabila berhasil, kita akan tambahkan bantuan dua sampai tiga kali lipat," ujar Mentan saat memberikan sambutan di depan petani dan warga, Kamis (12/2/2015).

Bahkan Mentan menjanjikan upaya pencapaian ini didukung oleh semua pihak. Diantaranya perusahaan benih dan pupuk yang akan mengawasi distribusi benih dan pupuk untuk disampaikan kepada petani. 

Disela sambutannya, Mentan memanggil pihak yang perwakilan dari PT. Sang Hyang Seri, PT. Petrokimia Gresik, PT. Pupuk Kaltim dan PT. Pusri untuk dapat membagikan nomor kontak pribadi mereka kepada petani dan penyuluh yang ada di lokasi.

"Sampai lima tahun ke depan, nomornya jangan diganti. Kepada petani apabila ada keterlambatan hubungi mereka," himbau Mentan seperti dikutip dari www.deptan.go.id, Kamis siang (19/2/2015).

Di depan khalayak, Mentan Andi Amran Sulaiman mengungkapkan rasa kekhawatirannya pada kurangnya minat pemuda untuk turun ke sawah. Masih banyak pemuda yang lebih memilih hanya duduk-duduk saja di warung. Hal ini akan berpengaruh terhadap bidang pertanian di masa depan. Oleh karena itu, Mentan meminta kepada penyuluh di Kabupaten Tanggamus untuk meneruskan perjuangan mereka dalam mendukung pembangunan pertanian.

Pada kesempatan ini, Mentan juga menyalurkan bantuan untuk Provinsi Lampung diantaranya pengembangan Jaringan Irigasi Tersier (JIT) seluas 73.450 ha, optimasi lahan 22.900 ha, hand tractor 254 unit, pompa 67 unit, serta bantuan benih dan pupuk untuk jagung seluas 5.500 ha. Ini telah menjadi janji Mentan pada saat berkunjung ke Lampung sebelumnya.

Didampingi Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo dan Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan, Mentan juga melakukan tanam padi menggunakan rice transplanter dan meninjau jaringan irigasi tersier yang mengaliri sawah di bawah garapan Kelompok Tani Sido Rukun. Jaringan irigasi tersier tersebut dinilai Mentan memiliki bangunan dengan kualitas baik.

Selain itu, Mentan juga menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Lampung (UNILA) dalam rangka pencapaian target swasembada pangan. Koordinasi dengan pihak akademis akan memberikan nilai tambah pada kelanjutan pembangunan pertanian ke depannya.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini