Ads


» » » Mentan : Perbaikan Jaringan Irigasi Serentak di Indonesia

news


Landak, Kalbar, BeritaRayaOnline,-Swasembada pangan merupakan program yang didengungkan semenjak Amran Sulaiman menjabat sebagai Menteri Pertanian di bawah kabinet Presiden RI, Joko Widodo. Salah satu upaya dalam perecepatan swasembada pangan tersebut dilaksanakan melalui perbaikan irigasi. Menurut Mentan, dengan pengairan yang baik, maka akan menunjang benih yang baik serta menggenjot produktivitas lahan.

“Irigasi, sarana produksi, bibit, tapi jika tidak ada air ya buat apa. Tetap jantungnya di air,” ujar Mentan seperti dikutip setelah dilantik oleh Presiden RI pada 27 Oktober 2014 lalu.

Dengan bantuan berbagai pihak, Mentan yakin Indonesia akan swasembada pangan tiga komoditas yaitu padi, jagung, dan kedelai pada tahun 2017. Bahkan Mentan yakin, swasembada padi dapat tercapai lebih cepat pada tahun 2016.

Sehingga Mentan meminta kepada seluruh daerah di Indonesia untuk dapat bekerja sama salah satunya memperhatikan jaringan tersier yang mengalirkan air ke lahan persawahan. Pada kunjungan kerja yang telah dilaksanakan ke 17 propinsi, Mentan menemukan beberapa jaringan irigasi tidak berjalan dengan baik, bahkan ada yang tidak berfungsi sama sekali. Sehubungan dengan itu, Mentan mencanangkan gerakan perbaikan irigasi se-Indonesia.

Presiden RI didampingi Mentan memimpin peletakan batu pertama untuk perbaikan jaringan irigasi di Desa Ngarak Kecamatan Mandor Kabupaten Landak Propinsi Kalimantan Barat, Selasa (20/1/2015). 

Peletakan batu ini juga serentak dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia diantaranya Kabupaten Lebak Banten, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Kabupaten Batang , Kabupaten Demak, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kulonprogo Provinsi DIY, Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi NAD, Kabupaten Bengkalis Riau, Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kabupaten Ngada NTT, serta Kabupaten Sumbawa NTB.

Pencanangan perbaikan jaringan irigasi ini didukung penuh oleh TNI Angkatan Darat. Presiden RI menyampaikan instruksi kepada TNI AD untuk membantu swasembada pangan saat digelarnya apel Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) se-Indonesia pada Desember 2014 di Kalimantan Tengah. Kepala Staf TNI AD, Jenderal Gatot Nurmantyo, menyatakan TNI AD siap menjalankan instruksi tersebut.

“Kebersamaan TNI dan rakyat untuk swasembada pangan merupakan suatu keharusan. Karena ini menjadi harkat Indonesia ke depan,” ujar KSAD.
Mentan mengharapkan dengan adanya pencanangan perbaikan irigasi ini dapat berpengaruh pada peningkatan produktivitas dan juga indeks pertanaman tiga komoditas yang ditargetkan di seluruh Indonesia. Dengan begitu, swasembada pangan tiga komoditas padi, jagung dan kedelai dapat tercapai pada tahun 2017.(website biro umum dan humas kementan/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini