Ads


» » » Andi Amran Sulaiman: Biaya Perjalanan Dinas Rp 4,1 Triliun Dipotong Untuk Kesejahteraan Petani

Sukoharjo,BeritaRayaOnline,-"Saya telah potong biaya perjalanan dinas , biaya rapat di hotel, dan perjalanan dinas ke luar negeri sebesar Rp 4,1 triliun.Biaya Rp 4,1 triliun untuk tahun 2O15 ini saya alihkan untuk kesejahteraan petani melalui pembangunan irigasi seluas 1,5 juta hektar tahun ini diharapkan selesai serta untuk penyediaan benih dan pupuk," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai penandatanganan Mou antara Kementerian Pertanian dan Universitas Gajah Mada (UGM) di pinggir areal persawahan Desa Dalagan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa pagi (27/1/2O15).Hadir pada kesempatan tersebut Rektor UGM Dwikorita Karnawati dan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya.

Pada kesempatan itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyinggung soal pengadaan pupuk."Pupuk juga selalu terlambat, betul para petani?" tanya Mentan, dan langsung dijawab para petani yang ikut hadir dengan seruann"Betull....."

Para Kepala Desa (Kades) juga diminta untuk kirim SMS kalau ada masalah pupuk di lapangan.

"Presiden sudah keluarkan Peraturan Presiden (Pepres) penunjukkan langsung untuk pengadaan pupuk ini, supaya pupuk tidak terlambat lagi.Ini tanaman semusim, pupuk tidak boleh terlambat.Itu contohnya racun tikus baru tiba,eh...padinya sudah pada habis dimakan hama tikus.Bayangkan kalau tender berlanghsung tiga bulan, dan kalau ada masalah bisa 4 bulan.Oleh karena itu diputuskan penunjukkan langsung," tegasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Oktober 2O15 dengan mulai diberlakukannya Pasar Bebas Asean kita akan menghadapi masuknya beras murah dari Thailand.

"Kalau harga beras dari Thailand Rp 4 ribu bahkanb sampai Rp 3 ribu, dan rasanya enak sekali, lalu harga beras di dalam negeri Rp 8 ribu, apa masyarakat tidak akan beli beras dari Thailand?" Tanyanya.

"Saya katakan, tidak, impor beras dari Thgailand.Tolong dipercepat panen padi yang sudah menguning, jangan sampai kena banjir, impor beras akan saya tahan," janjinya.

Mengenai Alsintan, menurut Mentan ada 6O ribu Alsintan di seluruh Indonesia.Namun, dalam sepuluh tahun terakhir ini ada penurunan lima juta rumah tangga petani yang tinggalkan pekerjaan sebagai petani.

Sedangkan mengenai kedele di Kabupaten Sukoharjo Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman minta produksi diusahakan bisa mencapai 4 ton per hektar.

"Anggaran Pertanian total mencapai Rp 32 triliun, berarti dengan anggaran sudah dinaikkan dua kali saya rasa produksi kedele di Kabupaten Sidoarjo bisa ditingkatkan dari 2 ton per hektar dikali dua menjadi 4 ton per hektar.Sanggup kan?"tanyanya.
(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini