Ads


» » » MMS Terapkan Teknologi Transaksi Tol Baru Melalui Sistem AVC dan Penggunaan Kartu Prabayar

Cikupa BeritaRayaOnline,-Sesuai dengan komitmen untuk selalu memberi pelayanan yang terbaik, PT.Marga Mandalasakti (MMS) kembali mengembangkan sistem teknologi baru dalam transaksi tol melalui metode prabayar dan penggolongan kendaraan otomatis atau Automatic Vehicle Classifiction (AVC).Sistem ini diimplementasikan di Gerbang Tol (GT) Cikupa yang merupakan "Pintu Gerbang" tol Tangerang-Merak di acara JOGET pada Kamis,(13/11/2O14).

Metode prabayar yang dikembangkan MMS adalah metode prabayar pada sistem tol tertutup,dimana sebelumnya pengguna jalan harus mengambil kartu tanda masuk (KTM) pada gardu masuk dan menyerahkan kembali serta melakukan pembayaran di gardu keluar.

"Metode prabayar yang ada sebelumnya masih mengharuskan pengguna jalan untuk mengambil KTM.Sekarang kami mengembangkan sistem tersebut menjadi kartu prabayar sekaligus KTM sehingga tidak perlu lagi mengambil karcis," jelas Haryanto Akbar, Manager Informasi dan Teknologi MMS didampingi Indah Permanasari, Kepala Divisi Hukum dan Humas MMS kepada wartawan di Cikupa, Tangerang, Kamis siang (13/11/2O14..Tahun depan AVC juga akan dipasang di gardu/gerbang tol Serang Barat,Cilegon Barat, Ciujung, dan Balaraja Timur.

Selain itu, lanjutnya, metode prabayar yang dahulu hanya dapat menggunakan kartu e-toll card, kini dapat menggunakan kartu Indomaret Card, e-Money, dan Gaz Card hanya dengan tapping atau memberikan kepada petugas tol untuk dibaca oleh e-toll reader.

Tak hanya itu, demi mendukung kelancaran lalu lintas jalan tol, MMS mengembangkan sistem AVC yang mampu mendeteksi secara otomatis kelima jenis golongan kendaraan yang melalui gerbang tol.Sehingga pembayaran akan dilakukan lebih efisien tanpa harus mengklasifikasikan golongan kendaraan secara manual.

"Automatic Vehicle Classification atau AVC hanya untuk kendaraan golongan satu dan baru diterapkan pada 2 gerbang tol dari 5 gerbang tol yang ada.Harga 1 alat AVC Rp 2OO juta, jadi untuk 5 gardu Rp 1 miliar," kata Haryanto Akbar, Manager Informasi dan Teknologi MMS yang juga didampingi operator Nardi (staf IT).

AVC bekerja dengan menghitung jumlah pijakan ban sehingga diketahui berapa jumlah gandar kendaraan untulk penentuan golongan.Meskipun secara fisik bus termasuk golongan 2, tetapi kebijakan pemerintah menetapkan bus masuk golongan 1.Sehingga AVC dilengkapi sensor yang mampu mendeteksi perbedaan bus dan truk yang ternasuk golongan 2.Peralatan sensor AVC ditempatkan pada jarak tertentu di depan gardu tol dan dapat mendeteksi kendaraan yang melintas ghardu hingga kecepatan 4O kilometer/jam.

Pengembangan sistem ini merupakan salah satu bentuk kesiapan MMS untuk memasuki tahap Free Flow Toll System. Dimana semua aspek akan dilakukan secara otomatis.Apabila keseluruhan aspek sistem telah diaplikasikan secara komprehensif, maka MMS sudah siap pada tahap Free Flow Toll System yang tentunya akan menciptakan jalan tol yang lebih lancar, aman, dan nyaman
(lasman simanjuntak)
Foto oleh  : Lasman Simanjuntak/BeritaRayaOnline

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini