breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
PU dan Pemkot Bandung Bahas Pengembangan Kota Bandung

Share This


Jakarta,BeritaRayaOnline,-Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak menerima kunjungan Walikota Bandung Ridwan Kamil Selasa (9/9/2014) di ruang kerjanya. Kunjungan tersebut membahas mengenai  dukungan Kementerian PU terkait  pembangunan infrastruktur ke-PU-an di Kota Bandung. Hal lain yang dibahas yaitu upaya mensinergikan pembangunan infrastruktur antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota.  
  
“Kota Bandung sebagai pusat pertumbuhan dan ibukota di Jawa Barat memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Untuk itu, Kementerian PU mencoba memberikan akses yang memadai untuk kawasan Bandung dan sekitarnya antara lain dengan melanjutkan pembangunan jalan tol dari Cileunyi menuju Sumedang. Selain itu juga, dengan membuat akses jalan dari Kota Bandung menuju Selatan ke arah Cidaun dan jalan pantai selatan di Jawa Barat,”ujar Hermanto Dardak.

Sementara itu, terkait rencana pengembangan Kota Bandung, Walikota Bandung akan membangun wilayah Gedebage sebagai pusat pengembangan baru. Untuk mendukung rencana tersebut, Kementerian PU sedang merancang desain akses Gedebage yang konstruksinya akan dimulai tahun depan. 

Hal lain yang perlu dipadukan yakni penanganan banjir di Kota Bandung. Menurut Hermanto, genangan banjir di Kahatex akan mengalir mendekati ke Gedebage. Upaya yang dilakukan adalah koordinasi dengan beberapa reservoir yang kemungkinan untuk dikembangkan di daerah tersebut, terutama di Gedebage  yang menjadi lokasi banjir tahunan. 

“Upaya untuk mensinergikan adalah bagaimana kita memadukan apa yang dilakukan di bidang jalan, sumber daya air, termasuk drainase di bidang cipta karya yang menjadi kewenangan  Kementerian PU dengan didukung Pemerintah Kota Bandung. Khususnya, terkait dengan masalah tanah dan aktivitas lokal yang ada di sana.”tambah Hermanto Dardak. 

Walikota Bandung mengapresiasi dukungan Kementerian PU dalam pengembangan Kota Bandung serta menyadari beberapa permasalahan yang ada di Kota Bandung. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan dari Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Penataan Ruang. 

”Kami selaku pemerintah Kota Bandung mendapati problematika  kota metropolitan dari basic service seperti air, lalu lintas dan dinamika pembangunan yang betul-betul tidak bisa bantyak bergerak tanpa dukungan dari pemerintah kota pusat,”tutur Ridwan.
  
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bandung sangat terkesan mendapatkan pemahaman baru big picture mengenai rencana pembangunan Kota Bandung ke depan. “Pulang dari sini saya akan segera membentuk tim percepatan infrastruktur agar upaya-upaya pemerintah pusat bisa kita progreskan dengan secepat-cepatnya,” ungkapnya. (puskom pu/lasman simanjuntak)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama