breaking
Gambar tema oleh mskowronek. Diberdayakan oleh Blogger.
Dirjen PSP Kementan : Untuk Penuhi Pangan di Dalam Negeri Harus Melalui Moderenisasi Pertanian

Share This

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Talkshow interaktif pada acara " Bincang Pagi", dengan tema : "MODERNISASI PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN : SOLUSI ATAS PROBLEM UTAMA PERTANIAN”, bertempat di KOMPAS TV dengan narasumber  Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS, DAA. (Dirjen PSP/Prasarana dan Sarana Pertanian) dan Siswono Yudho Husodo (Anggota Komisi IV DPR RI) , Senin, 25 Agustus 2014.

Indonesia pernah menyandang gelar sebagai negara agraris dan negara swasembada pangan. Yang artinya, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan mampu memenuhi secara mandiri kebutuhan pangan dalam negeri. 

Tercatat dari tahun 2003 hingga tahun 2013 terjadi penurunan rumah tangga pertanian sekitar 16,32 persen dari 31,23 juta rumah tangga petani di tahun 2003 menjadi 26,14 juta rumah tangga di tahun 2013, sementara belanja impor pangan melonjak empat kali lipat sebesar 14,9 miliar di tahun 2013.

Sehingga untuk memenuhi pangan di dalam negeri salah satunya adalah melalui modernisasi pertanian.

 Menurut Dirjen PSP, harus ada konsolidasi pertanian dan lahan yang 0,2 hektar - 2 hektar harus di gabung, sehingga mekanisasi pertanian dapat di laksanakan. 

Sedangkan menurut Siswono Yudho Husodo, untuk mewujudkan mekanisasi pertanian seperti di negara-negara modern contohnya seperti di negara Belanda yang petaninya memiliki lahan sampai 80 hektar maka pemerintah harus membuka areal pertanian baru karena di Indonesia petaninya paling banyak hanya memiliki lahan seluas 2 hektar.(website ditjen psp/lasman simanjuntak))
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama