Ads


» » » Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan : Indonesia Kembali Jajaki Peluang Ekspor Daging Unggas

Pontianak, BeritaRayaOnline,- Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan Indonesia kembali menjajaki peluang ekspor daging unggas dalam bentu daging ayam olahan ke beberapa negara seperti Jepang. 

"Dalam waktu dekat tim audit dari Jepang akan datang ke beberapa unit pengolahan daging ayam di Indonesia," ujar Syukur dalam peresmian enam sarana pertanian yang dibangun menggunakan DAK 2013 dan dana tugas pembantuan, Rabu (20/8/2014) di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar.

Syukur menjelaskan secara nasional pada 2012 produksi daging unggas di Indonesai mencapai 1,667 juta ton. Dari jumlah tersebut, kontribusi daging ayam lokal sebanyak 267 ribu ton atau sebesar 16 persen. Kontribusi daging unggas ras di Indonesia sebanyak 1,4 juta ton atau 84 persen atau dengan kontribusi terhadap daging nasional mencapai 62,56 persen. 

Menurut Syukur, dengan kondisi tersebut Indonesia mencapai swasembada unggas. Kendati demikian, terdapat beberapa persoalan mendasar yang dihadapi peternak yakni perluasan pasar dan lahannya. "Upaya yang dilakukan adalah mencari peluang ekspor daging unggas ke luar negeri," katanya.

Syukur mengungkapkan pada tahun 2000 Indonesia telah mengekspor daging unggas, khususnya daging ras beku ke beberapa negara, termasuk Jepang. Tetapi ekspor ini terhenti karena adanya kasus flu burung pada akhir 2003. Pemerintah pun berupaya menangani penyakit tersebut. "Upaya ini membuahkan hasil dengan turunnya flu burung di Indonesia. Kalbar dan Maluku Utara juga dinyatakan bebas flu burung," katanya.

Melihat besarnya potensi daging unggas, lanjut Syukur, Indonesia pun menjajaki lagi ekspor daging unggas tersebut. "Tahun ini bisa ekspor kembali," katanya. (jpnn.com/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini