Ads


» » » Penas Petani-Nelayan XIV Telah Berikan Pembelajaran yang Baik kepada Petani dan Nelayan


Malang,BeritaRayaOnline,-"Saya menilai Penas Petani-Nelayan XIV telah memberikan pembelajaran yang baik kepada para petani dan nelayan.Sehingga saya memandang lebih optimis hasil dari kegiatan ini akan mampu mengakselerasi pencapaian target pembangunan nasional yang telah ditetapkan," kata Menteri Pertanian Suswono pada acara penutupan Penas Petani-Nelayan XIV tahun 2O14 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis pagi (12/9/2O19).

Seperti dilaporkan langsung oleh wartawan BeritaRayaOnline Lasman Simanjuntak dari Malang, perhelatan nasional Penas Petani-Nelayan XIV 2O14 dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sabtu (7/6/2O14).Tahun ini Perhelatan akbar Penas Petani-Nelayan XIV diikuti sekitar 37.OOO orang petani nelayan dari seluruh pelosok tanah air.Tiga tahun mendatang Penas Petani Nelayan ke XV akan dilaksanakan di Provinsi Aceh.

Menurut Menteri Pertanian Suswono keberadaan Penas ke depan akan mempunyai peran yang sangat strategis sebagai sarana peningkatan pengetahuan petani-nelayan dan promosi hasil pembangunan pertanian di Indonesia dalam membangun sistem agribisnis yang berdaya saing guna mewujudkan kemandirian dan kedaulatan petani-nelayan.

"Selain itu saya mengharapkan bahwa kegiatan ini juga dapat memotivasi dan meningkatkan jejaring dan kemitraan usaha berbasis pertanian sebagai landasan yang kuat dari ekonomi kerakyatan," katanya.

Dengan meningkatnya motivasi dan kegairahan petani-nelayan diharapkan target swasembada pangan pada 2O14 yang telah ditetapkan akan lebih berpeluang dapat tercapai.Pencapaian target produksi tersebut sangat penting dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan,ideologi,ekonomi, dan keamanan akan mampu menarik investasi domestik dan investasi asing sebagai pengungkit perekonomian nasional.

"Untuk itu diperlukan sinergi yang harmonis antara petani,KTNA, HKTI dan organisasi profesi pertanian lainnya dengan pemerintah serta kerja keras dari semua pihak dari pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa dan kelurahan,"ucapnya.

Seperti yang telah diamanatkan Presiden pada saat acara pembukaan Penas XIV terdapat tiga sasaran di bidang pertanian yaitu (1) swasembada pangan, (2) peningkatan
penghasilan petani, dan (3) harga pangan yang terjangkau dimana untuk pencapaian sasaran tersebut melibatkan lima pihak yaitu (1)pemerintah, (2)kelompok pakar, (3) dunia usaha, (4) komunitas petani dan (5) masyarakat lainnya.

"Ini menunjukkan bahwa dalam memberdayakan petani tidak harus menjadi tanggungjawab Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah serta petani saja, tetapi diperlukan kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak terkait," kata Mentan Suswono.

Mentan mengharapkan agar berbagai teknologi yang ditampilkan di Penas XIV dapat disebarluaskan oleh peserta Penas ke seluruh tanah air, dan selanjutnya diadopsi dan diterapkan di tempat asal peserta masing-masing.

Demikian pula Presiden RI mengingatkan pentingnya komunikasi,koordinasi, dann sinkronisasi antar instansi terkait dalam menyelesaikan berbagai pernmasalahan pembangunan pertanian di lapangan.Presiden berharap kepada para menteri,gubernur, dan bupati/walikota agar dapat langsung turun ke lapangan dan memberikan solusi permasalahan yang dihadapi, khususnya para petani-nelayan dalam mengembangkan usaha agribisnisnya.

"Pada acara Penas XIV ini pula telah diadakan temu wicara antara petani-nelayan dengan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, DPR RI/DPD, dan perbankan.Saya berharap hasil temu wicara dapat dirumuskan dengan baik dan dapat dijadikan sebagai bahan masukan pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program yang bermanfaat bagi para petani-nelayan," kilahnya.

Selain gelar teknologi yang telah disaksikan Presiden dan Hj.Ani Bambang Yudhoyono, pada kesempatan baik ini telah digelar pula beberapa ekspo seperti aquaculture, agroforestry dan pameran pembangunan pertanian nasional yang menggelar hasil yang telah dicapai pemerintah, petani, pelaku agribisnis, dan pihak swasta, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.Kegiatan tersebut diharapkan jadi ajang pembelajaran bagi kita senua serta dapat diaplikasikan dengan baik di lapangan.

Kegiatan lainnya seperti asah terampil, temu profesi, temu petani Asean dan petani Jepang, temu sukses petani dan penyuluh, temu usaha agribisnis, temu teknologi, temu karya, pengembangan jaringan informasi agribisnis, pasar lelang,study banding, magang, dan lain-lain.Diharapkan mampu meningkatlan wawasan dan pengetahuan serta kewirausahan petani-nelayan.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini